DPR Mulai Uji Kelayakan dan Kepatutan Capim KPK Pekan Depan

CNN Indonesia | Jumat, 06/09/2019 14:44 WIB
DPR Mulai Uji Kelayakan dan Kepatutan Capim KPK Pekan Depan Anggota Komisi III DPR Arsul Sani menyebut pihaknya akan mulai memproses capim KPK Senin depan. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi III DPR RI akan memulai proses fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan terhadap 10 calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (capim KPK) periode 2019-2023, Senin (9/9).

Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani mengatakan proses uji kelayakan dan kepatutan capim KPK akan dimulai dengan mengundang Panitia Seleksi Capim KPK untuk menjelaskan proses seleksi yang telah berlangsung.
"Komisi III sudah rapat pleno. Uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III akan dimulai awal minggu depan. Dimulai dengan mengundang Pansel [Capim] KPK," kata Arsul kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Jumat (6/9).

Di hari yang sama, lanjutnya, Komisi III akan mengundang 10 capim KPK tersisa untuk membuat makalah. Pihak telah menyiapkan topik untuk dipilih lewat mekanisme undian.


"Ada topik-topik yang nanti akan diundi. Tentu topiknya baik yang pemahaman-pemahaman atas tindak pidana korupsi, hukum acara, maupun konsep-konsep pencegahan ke depan," kata politikus PPP itu.
Arsul menyampaikan Komisi III juga telah menjdwalkan untuk bertemu dengan elemen masyarakat sipil yang ingin memberikan masukan seputar 10 nama capim KPK tersisa, Selasa (10/9).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah menyetujui 10 nama capim KPK dengan mengirimkannya ke DPR untuk mengikuti proses uji kelayakan dan kepatutan.

Sebanyak 10 nama itu adalah Alexander Marwata, (komisioner KPK), Firli Bahuri (anggota Polri), I Nyoman Wara (auditor BPK), Johanis Tanak (jaksa), Lili Pintauli Siregar (advokat), Luthfi Jayadi Kurniawan (dosen), Nawawi Pomolango (hakim), Nurul Ghufron (dosen), Roby Arya B (PNS Sekretariat Kabinet), serta Sigit Danang Joyo (PNS Kementerian Keuangan).

[Gambas:Video CNN] (mts/arh)