Ngabalin Anggap Cara Berpikir Sri Bintang Pamungkas 'Lucu'

Tim, CNN Indonesia | Sabtu, 07/09/2019 00:00 WIB
Ngabalin Anggap Cara Berpikir Sri Bintang Pamungkas 'Lucu' Ali Mochtar Ngabalin meminta Sri Bintang Pamungkas untuk bertindak selayaknya seorang yang terpelajar. (Foto: CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin tak habis pikir dengan rencana Sri Bintang Pamungkas yang ingin menggagalkan pelantikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 20 Oktober mendatang. Ngabalin menganggap 'lucu' cara berpikir Sri Bintang.

"Narasi apa itu? Kok lucu. Kebencian apa sih yang masih terpendam dalam kalbunya (Sri Bintang)," kata Ngabalin saat dikonfirmasi, Jumat (6/9).

Ngabalin mengaku tak memahami apa yang merasuki pikiran Sri Bintang sehingga memiliki rencana seperti itu. Menurut Ngabalin, pria yang juga pernah ditetapkan tersangka makar itu seakan tidak berpendidikan dengan melontarkan niat menggagalkan pelantikan.



"Saya tidak mengerti ya kebencian apa yang ada dalam diri Sri Bintang Pamungkas kemudian, atau jin iblis atau hantu apa yang merasuki jalan pikirannya," ujarnya.

"Beberapa diksi dan narasinya itu sangat memalukan sebagai seorang terpelajar, kalau ada dendamnya kalau ada marahnya, berperilaku lah seperti orang terpelajar, jangan seperti begitu," tutur Ngabalin.

Sri Bintang dilaporkan Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) ke Polda Metro Jaya lantaran menyampaikan ajakan untuk menggagalkan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih di media sosial. Laporan itu diterima dengan nomor LP TBL/5572/IX/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus.

Sri Bintang menganggap sepele tudingan PITI yang berujung pada pelaporan terhadap polisi. Ia menyatakan memiliki target lebih besar daripada sekadar menggagalkan pelantikan Jokowi-Ma'ruf.


"(Pelaporan) itu terlampau kecil, target kita bukan hanya Jokowi tapi rezim yang kita mau jatuhkan. Tidak hanya sekadar rezim tapi juga kita kembali ke UUD '45 asli, mencabut mandat Jokowi, membentuk pemerintah baru. Itu target kita," kata Sri Bintang saat ditemui di Jalan Guntur 49, Jakarta, Jum'at (6/9).

Sri Bintang menganggap semua pernyataan yang diutarakannya selama ini merupakan bentuk kebebasan berpendapat. Adapun cara-cara untuk menggagalkan pelantikan Jokowi yang diklaimnya sedang dipikirkan merupakan kebebasan berekspresi yang dijamin oleh Undang-undang.

[Gambas:Video CNN] (fra/rea)