Tak Cuma di MRT, Ruang Baca Juga Akan Dibuka di Halte TJ

CNN Indonesia | Minggu, 08/09/2019 13:38 WIB
Tak Cuma di MRT, Ruang Baca Juga Akan Dibuka di Halte TJ Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmikan ruang baca di stasiun MRT Bundaran HI. (CNN Indonesia/Riva Dessthania Suastha)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan ruang baca di Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT), Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (8/9). Anies berharap, ruang baca ini kelak juga bisa dibuka di halte Transjakarta.

Saat ini baru dua stasiun MRT yang dilengkapi ruang baca yakni Stasiun Lebak Bulus dan Stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Anies mengatakan, ruang baca untuk publik ini perlu diperbanyak untuk mempermudah warga membaca buku dan meningkatkan literasi.



"Nantinya di berbagai tempat di Jakarta termasuk halte busway kita akan dorong lebih banyak tempat rak buku agar masyarakat bisa membaca," kata Anies.

Meski begitu Anies mengatakan perluasan ruang baca di halte bus masih direncanakan sehingga belum mengetahui kapan dan di halte mana saja program tersebut akan disediakan.


Ruang Baca yang dibangun di Stasiun Lebak Bulus dan Bundaran HI disediakan operator MRT. Lokasinya berada di salah satu sudut stasiun yang terdiri dari rak berisi buku-buku ringan dan informatif dengan beragam referensi.

Setiap penumpang MRT, kata Anies, bisa meminjam buku tersebut dari stasiun keberangkatan dan mengembalikannya ketika turun di stasiun tujuan.

Selain meminjam, masyarakat juga bisa ikut menyumbangkan buku-bukunya untuk dibaca di ruang baca MRT.

Anies menuturkan setiap ruang baca MRT akan menyediakan box untuk menyimpan buku-buku yang ingin disumbangkan. 

"Dengan pojok ruang baca, kami ingin membuat masyarakat memanfaatkan waktu senggang saat berada di MRT sambil membaca buku. Bukunya juga tidak berat-berat, ini contohnya yang saya baca itu adalah buku kumpulan kisah-kisah interaktif," kata Anies.

Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan pihaknya akan terus memperbanyak jumlah koleksi di tiap ruang baca stasiun.

MRT juga akan menggaet sejumlah organisasi dan juga Perpustakaan Nasional untuk melengkapi koleksi buku ini. (rds/sur)