Pemeran Pria 'Vina Garut' Meninggal, Proses Kasus Berlanjut

Antara, CNN Indonesia | Senin, 09/09/2019 10:14 WIB
Pemeran Pria 'Vina Garut' Meninggal, Proses Kasus Berlanjut Ilustrasi video porno. (Istockphoto/Exclusive Lab)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polres Garut menghentikan proses penyidikan kasus video asusila 'Vina Garut' terhadap tersangka inisial A karena yang bersangkutan meninggal dunia. Namun, proses hukum untuk tersangka lain terus dilanjutkan.

"Satu tersangka meninggal dunia atas nama A, perkara dengan tersangka A kami hentikan," kata Kepala Satuan Reskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng, Sabtu (9/9) dikutip dari Antara.

Diketahui, polisi sudah menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Selain A, dua tersangka lainnya adalah V dan W. Keduanya sudah ditahan. Sementara, A tidak ditahan karena dalam kondisi sakit.


Maradonna memastikan perkara hukum kasus video asusila tersebut tidak dihentikan. Pasalnya, masih ada dua tersangka yang sudah ditahan dan juga tersangka lain yang masih dalam pengejaran polisi.

"Untuk dua tersangka lainnya yakni V dan W akan tetap dilanjutkan prosesnya," katanya.

Ilustrasi penahanan.Ilustrasi penahanan. (Istockphoto/chinaface)
Ia menuturkan jajarannya saat ini masih terus melakukan proses pemeriksaan hukum. Tersangka V, kata dia, merupakan seorang perempuan juga mantan istri almarhum yang ada dalam video asusila tersebut.

Terkait rencana V untuk melayat ke keluarga almarhum, pihaknya belum dapat memutuskan karena belum ada permohonan dari tersangka maupun kuasa hukumnya.

"Belum ada permohonan resmi masuk ke kami," katanya.

Sebelumnya, A (30) meninggal dunia di rumahnya di Desa Sirnajaya, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, Sabtu (9/9) dini hari, setelah sebelumnya mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dokter Slamet Garut.

Jenazah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Sirnajaya, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut.

"Menerima kabar jam 05.30 WIB dari keluarganya bahwa klien kami sudah meninggal dunia, kita juga sempat tidak percaya," kata Kuasa hukum almarhum, Soni Sonjaya.

Ilustrasi film porno.Ilustrasi film porno. (Istockphoto/Fabioderby)
Ia menuturkan A memang dalam kondisi sakit dan sempat mendapatkan perawatan medis di RSUD Garut sesaat setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus video asusila.

Namun, lanjutnya, A meminta kepada keluarganya untuk pulang dari RS ke rumah meskipun kondisi kesehatannya belum membaik.

"Sebelum meninggal dunia, tiga hari sebelumnya dirawat di RSU karena mungkin ingin pulang, akhirnya pulang dan kondisinya memang memburuk," katanya.

Tetangga almarhum, Cicih (50), menambahkan A sebelumnya dirawat di rumah sakit kemudian pulang ke rumahnya, Jumat (6/9) sore dan meninggal dunia pada Sabtu sekitar pukul 03.00 WIB.

Almarhum sudah dikenalnya sejak lama. Sebelum pindah ke perumahan di Desa Sirnajaya, almarhum tinggal di Kampung Sanding, Kelurahan Muara Sanding, Kecamatan Garut Kota.

"Almarhum lalu pindah sama orang tuanya ke sini," kata Cicih.

(arh)