Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com di kawasan Patung Pancoran, banyak pengemudi yang terkena tilang akibat sistem ganjil genap. Ada 10 petugas yang sudah bersiaga di lokasi ini sejak pukul 06.15 WIB. Mereka tampak kewalahan menghadapi pelanggar yang kebanyakan hendak keluar atau masuk dari Gerbang Tol Tebet.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia yang sehari-hari pergi bekerja menggunakan mobil itu sempat sedikit beradu argumen dengan petugas yang memberhentikannya.
Petugas memberi penjelasan kepada pengguna jalan yang terkena tilang. (CNN Indonesia/Daniela Dinda) |
Ia sendiri mengaku selalu mengikuti perkembangan dari informasi perluasan Ganjil Genap. Namun, ia belum mengetahui sistem itu diberlakukan juga di persimpangan terdekat sampai dengan pintu masuk dan keluar tol.
"Kalau memang begini berarti besok saya harus cari jalur alternatif lain. Tapi sekarang saya benar-benar tidak tahu lho, Pak," aku Iwan kepada petugas.
"Kalau ditutup semua saya lewat mana dong?" kata seorang pengemudi kepada petugas yang menghentikan kendaraannya.
Menanggapi perdebatan itu, petugas hanya bisa memberikan rute alternatif kepada pengemudi sembari menyiapkan surat tilang.
Perluasan ganjil genap didahului dengan proses sosialisasi meski diklaim kurang mencakup semua pengguna jalan. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Beberapa petugas juga menyayangkan sikap dari pelanggar yang kerap kali menancapkan gas lebih kencang untuk menghindari petugas.
Tidak jarang petugas kepolisian 'membiarkan' pengemudi yang melaju cepat saat akan dihentikan.
"Mau gimana lagi, kalau kami paksakan [menghentikan pelanggar] kami yang bahaya," tutur salah seorang petugas kepada CNNIndonesia.com.
Selama waktu pemberlakuan Ganjil Genap di sekitaran Patung Pancoran, laju kendaraan terpantau lancar dan tidak menimbulkan kemacetan akibat dari penindakan oleh petugas.
Sebelumnya, Anies Baswedan telah resmi menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 88 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 155 Tahun 2018 Tenrang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil Genap.
Foto: CNN Indonesia/Timothy Loen |
28 ruas jalan yang memiliki gerbang tol yang biasanya ramai dilewati kendaraan pun terkena imbasnya.
Dishub DKI pun menyarankan sejumlah ruas jalan alternatif untuk menyiasati perluasan kawasan ganjil genap itu, yakni:
Dari arah Selatan: Jalan Warung Jati Barat-Jalan Pejaten Raya-Jalan Pasar Minggu-Jalan Soepomo -Jalan Saharjo- dan seterusnya.
Dari arah Timur: Jalan Akses Tol Cikampek-Jalan Sutoyo-Jalan Dewi Sartika-dan seterusnya
Dari arah Utara: Jalan S Parman-Jalan Tomang Raya-Jalan Suryapranoto/Jalan Cideng dan seterusnya.
Sebelumnya, Dishub DKI menggelar sosialisasi perluasan ganjil genap sejak 7 Agustus, dan uji coba ganjil genap mulai 12 Agustus hingga 6 September.
[Gambas:Video CNN] (mjo/arh)
Petugas memberi penjelasan kepada pengguna jalan yang terkena tilang. (
Perluasan ganjil genap didahului dengan proses sosialisasi meski diklaim kurang mencakup semua pengguna jalan. (
Foto: CNN Indonesia/Timothy Loen