"Jadi waktu kita amankan handphone suaminya, almarhum itu di handphone-nya kita temukan video sejumlah kurang lebih 113-an ya terus habis itu kita kirim ke labfor (Laboratorium Forensik)," ungkap Maradona saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin(9/9).
Maradona mengatakan hingga saat ini ratusan video asusila tersebut masih dalam tahap proses pemeriksaan di laboratorium forensik untuk mengetahui jumlah pastinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kasus ini polisi sebelumnya menetapkan tiga tersangka yakni V, W, dan A.
A yang juga mantan suami V pun terlibat sebagai pemeran dalam video asusila. Ia telah wafat pada Sabtu (7/9) diduga akibat penyakit kronis yang dideritanya. Akibatnya, kata Maradona, perkara dengan tersangka A telah berhenti. Namun, tidak untuk tersangka lainnya.
"Untuk dua tersangka lainnya yakni V dan W akan tetap dilanjutkan prosesnya," katanya.
Selain itu, Maradona menyatakan polisi pun masih memburu terduga pelaku lain dalam video asusila 'Vina Garut' tersebut.
Sebelumnya, kasus video asusila 'Vina Garut' tersebut mengemuka karena beberapa video asusila berdurasi rata-rata 1 menit yang diketahui pemerannya berasal dari Garut. Adegan tersebut memperlihatkan seorang perempuan bersama tiga orang laki-laki melakukan tindak asusila dalam sebuah kamar.