Habibie Presiden RI Pertama yang Dimakamkan di TMP Kalibata

CNN Indonesia | Kamis, 12/09/2019 12:59 WIB
Habibie Presiden RI Pertama yang Dimakamkan di TMP Kalibata Suasana TMP Kalibata saat posesi pemakaman BJ Habibie. (CNN Indonesia/Aria Ananda).
Jakarta, CNN Indonesia -- Almarhum Bacharuddin Jusuf Habibie, Kamis (12/9) siang ini dimakamkan di Taman Makam Pahalawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan. Posesi pemakaman Habibie di TMP Kalibata dilakukan secara militer dan dipimpin Presiden Joko Widodo sebagai inspektur upacara.

Habibie akan dikebumikan tepat di samping makam istrinya, Hasri Ainun Besari. Pusara keduanya diketahui menempati slot nomor 120-121, blok M.
Pemakaman Habibie ini menjadikannya presiden pertama yang dimakamkan di TMP Kalibata. Penelusuran CNNIndonesia.com, tiga presiden yang sebelumnya telah pergi tidak dimakamkan di TMP Kalibata. Mereka dimakamkan di daerah kelahiran maupun di tempat keluarganya masing-masing.

Presiden RI ke-1 Sukarno yang meninggal pada 21 Juni 1970 dimakamkan di sebuah kawasan di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sanawetan, Blitar, Jawa Timur. Makam Sukarno ini pun dibuat dengan gaya arsitektur Jawa dengan rumah Joglo.


Kemudian Presiden RI ke-2 Soeharto dimakamkan di Astana Giribangun tepatnya di lereng Gunung Lawu, Karanganyar, Solo, Jawa Tengah. Di tempat itu juga Soeharto yang tutup usia pada 27 Januari 2008 dimakamkan bersama almarhum istrinya Siti Hartinah atau Tien Soeharto serta kedua orangtua Tien.

Setahun setelahnya, Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur meninggal dunia pada tanggal 30 Desember 2009. Ia dikebumikan di kompleks Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.

Kompleks tempat pemakaman Gus Dur juga diisi dengan makan warga lainnya. Setidaknya ada 45 orang yang dimakamkan yakni mulai dari pendiri Pesantren Tebuireng, pengasuh pondok, keluarga hingga dzuriah.
BJ Habibie wafat pada Rabu (11/9) pukul 18.05 WIB di usia 83 tahun. Habibie sebelumnya dirawat di ruang Cerebro Intensive Care Unit (CICU) Paviliun Kartika RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat sejak 1 September 2019.

Ketua Tim Dokter Kepresidenan (TDK) Prof. dr. Azis Rani melalui keterangan resmi pada Senin (9/9) menyebutkan selama dirawat Habibie ditangani tim dokter spesialis dengan berbagai bidang keahlian, seperti jantung, penyakit dalam, dan ginjal.

[Gambas:Video CNN] (ctr/osc)