Massa Susulan Datang Gelar Aksi Dukung Revisi UU KPK

CNN Indonesia | Jumat, 13/09/2019 17:55 WIB
Massa Susulan Datang Gelar Aksi Dukung Revisi UU KPK Massa Aliansi Masyarakat Pendukung Undang-Undang KPK dan Forum Komunikasi Penyelamat KPK mendatangi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Massa aksi dari Aliansi Masyarakat Pendukung Undang-Undang KPK dan Forum Komunikasi Penyelamat KPK datang ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Sekitar seratusan orang itu melakukan aksi susulan mendukung revisi UU KPK. Mereka datang sekitar pukul 16.00 WIB pasca-kericuhan aksi sebelumnya.
"KPK saat ini sedang digerogoti, kawan-kawan. Wadah pegawai menjadi wadah partisipasi politik KPK," kata orator, Jumat (13/9).

Mereka mengklaim akan melakukan aksi secara damai. Orator mengajak para peserta aksi untuk tidak terprovokasi.


"DPR sudah mengusulkan untuk merevisi UU KPK bahwa KPK sebagai lembaga harus ada badan pengawas," ujar orator.
Sebelumnya, aksi pada pukul 14.00 WIB berjalan damai, namun massa mulai membakar karangan bunga yang berada di luar gedung KPK.

Karangan bunga tersebut sebagian besar berisi dukungan terhadap pemberantasan korupsi dan kritik atas upaya memperlemah KPK. Diduga kericuhan bermula karena massa kecewa saat dilarang masuk ke Gedung KPK.

Massa kemudian melempar botol, batu, dan bambu ke arah gedung. Sejumlah pegawai KPK, wartawan dan petugas keamanan yang berada di pelataran dan lobi gedung berhamburan ke luar untuk menyelamatkan diri setelah massa yang mengatasnamakan Himpunan Aktivis Indonesia melempari gedung dengan batu, botol, dan bambu.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Bastoni Purnomo mengatakan ada tiga aliansi massa yang hari ini mendatangi gedung KPK. Polisi memprediksi jumlah massa yang hadir sebanyak 300 orang. Pihaknya akan mendalami keberadaan aliansi massa aksi.

Hingga saat ini aksi masih berlangsung di pelataran Gedung KPK.


[Gambas:Video CNN] (ani/pmg)