Sahbirin menyampaikan masyarakat Kalimantan belum pernah mencicipi kereta api meski sudah 74 tahun merdeka.
"Harapan kita infrastruktur transportasi massal ya. Karena Kalimantan termasuk boleh dikatakan yang ketinggalan, orang di sana (Jakarta) sudah bercerita kereta cepat, kita kereta lambat juga belum," kata Sahbirin saat ditemui usai menghadiri Pekan Kerja Nyata Gerakan Nasional Revolusi Mental di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (19/9) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria yang sering dipanggil Paman Birin itu berkata sudah pernah menyampaikan harapan itu ke Presiden Joko Widodo. Pemerintah pusat juga sudah menginstruksikan wali kota dan bupati di Kalsel untuk menyiapkan lahan untuk stasiun.
"Saya yakin akan terwujud karena yang namanya ibu kota butuh transportasi massal. Dan perkeretaapian adalah salah satu bentuk transportasi massal yang sangat dibutuhkan dengan zaman kita hari ini," ujar dia.
Mantan Wali Kota Solo ini mengatakan pemindahan ibu kota negara untuk mengurangi beban yang dialami DKI Jakarta dan Pulau Jawa, seperti kepadatan penduduk, kemacetan lalu lintas, polusi udara, dan air.
"Kenapa urgent sekali? Kita tidak bisa terus menerus membiarkan beban Jakarta dan beban Pulau Jawa yang semakin berat," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/8).
[Gambas:Video CNN] (dhf/osc)