Generasi 90-an Pasti Kangen Belanja di Toko Kelontong

Advertorial, CNN Indonesia | Senin, 23/09/2019 00:00 WIB
Generasi 90-an Pasti Kangen Belanja di Toko Kelontong Foto: Shutterstock
Jakarta, CNN Indonesia -- Saat e-commerce dan swalayan belum menjamur seperti sekarang, orang-orang sering berbelanja kebutuhan harian di toko kelontong dekat rumah. Toko kelontong memang menjadi tempat yang tepat untuk membeli bahan pokok seperti beras dan minyak atau sekadar membeli jajanan untuk anak-anak.

Selain dekat dekat dengan rumah, toko kelontong juga menyediakan barang-barang eceran sehingga kita bisa berhemat karena tak perlu membeli barang dalam jumlah banyak.

Sadar atau tidak, kebiasaan-kebiasaan ini sering dilakukan oleh generasi 90-an saat membeli barang di toko kelontong. Kenangan-kenangan saat berbelanja di toko kelontong ini tentunya masih melekat di dalam ingatan.


Mengambil Permen sebagai Kembalian
Anak-anak seringkali diminta untuk membeli minyak, beras, atau barang-barang kebutuhan sehari-hari oleh orang tuanya. Saat membeli barang-barang itu, biasanya orang tua akan memberikan uang lebih. Nah, saat mendapat kembalian belanjaan biasanya anak-anak akan lebih memilih mengambil permen dari toples-toples yang terjejer rapi di atas etalase toko.

Teriak 'Beliiii' ke Penjual
Toko kelontong biasanya berada di depan atau di samping rumah para penjual. Penjual tak selalu berada di dalam toko untuk berjaga. Terkadang, penjual berada di  dalam rumah untuk melakukan pekerjaan lainnya. Saat penjual tidak berada di dalam toko, pembeli akan memanggilnya dengan lantang dengan kata-kata 'Beliiiiii' atau 'Buu beliii' dan panggilan-panggilan lain agar penjual keluar untuk melayani.

Menarik Bungkusan Snack yang Tergantung di Seutas Kawat
Tempat toko kelontong yang notabene kecil mengharuskan penjual menata dagangannya sedemikian rupa agar muat banya. Salah satu caranya yaitu dengan menyatukan bungkusan snack-snack di seutas kawat lalu menggantungnya di atas dagangan yang lain. Untuk mengambilnya, snack itu tinggal ditarik. Namun karena letaknya yang tinggi, anak-anak biasanya minta digendong untuk menarik snack yang diinginnkannya. Berkesan sekali, ya?

Mengetuk Etalase Pakai Koin
Biasanya saat membeli barang di toko kelontong, anak-anak membawa uang kecil seperti uang logam jajan. Saat sampai di depan toko, rasanya sangat sulit untuk tidak mengetuk kaca etalase sembari memanggil ibu penjual. Kebiasaan ini tanpa disadari terus dilakukan dari dulu sampai sekarang. Meskipun sederhana tapi sangat membekas di ingatan.

Nah, berbagai kebiasaan tersebut tentunya memiliki tempat tersendiri di dalam ingatan. Kendati keberadaan toko kelontong tak sebanyak dahulu, tapi sejatinya toko kelontong sangat dibutuhkan oleh masyarakat sekitar.

Sebab, tak semua barang dapat didapatkan dengan eceran di swalayan atau toko-toko besar. Toko kelontong memudahkan masyarakat untuk mendapatkan barang eceran yang murah. Sehingga, kamu dapat menghemat pengeluaran untuk kebutuhan bulanan.

Dahulu toko kelontong identik dengan tepat yang kotor, sempit dan gelap.

Kini toko kelontong sudah mulai banyak yang berbenah menyesuaikan zaman menjadi toko kelontong masa kini. Toko-toko kelontong tersebut adalah toko-toko yang tergabung dalam SRC (Sampoerna Retail Community). Mereka mengubah tampilan menjadi rapi, bersih, dan terang. Toko-toko ini juga identik dengan dekat, hemat dan bersahabat.

Selain itu, sebagai toko kelontong masa kini di SRC juga ada Pojok Bayar, tempat pengunjung dapat membeli pulsa, membayar listrik, air, membeli tiket pesawat dan kereta, voucher game, dan lain sebagainya. Kebutuhan sehari-hari dan bulanan pun menjadi makin mudah untuk dipenuhi. Cek di sini untuk mengetahui info lebih lanjut.

[Gambas:Youtube]

Tidak hanya berubah, SRC juga membantu dan mengangkat UKM sekitar daerah mereka dengan menyediakan area khusus tempat para UKM menitip jual barangnya, yaitu di Pojok Lokal. Ini sebagai upaya SRC dalam melestarikan dan mengangkat kembali produk tradisional khas Indonesia sekaligus sebagai bentuk kontribusi SRC bagi kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.

Dengan berbelanja di SRC dan membeli berbagai produk di Pojok Lokal, berarti kamu juga membantu kehidupan keluarga lain agar jadi lebih baik. Yuk, mulai berbelanja kembali di toko kelontong masa kini. Jangan lupa download aplikasi AYO SRC Indonesia di Google Playstore untuk mengetahui keberadaan SRC di sekitarmu. Info selengkapnya dapat dilihat di sini. (adv/adv)