Gempa Magnitudo 2,8 Guncang Deli Serdang

CNN Indonesia | Minggu, 22/09/2019 18:17 WIB
Gempa Magnitudo 2,8 Guncang Deli Serdang Petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi mengukur besaran gempa tremor pada seismograf. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
Medan, CNN Indonesia -- Gempa bumi mengguncang wilayah Medan dan sekitarnya, Minggu (22/9) pada pukul 17.05.44 WIB. Dari hasil analisis Balai Besar Meteorologi Klimatologi Geofisika (BBMKG), kekuatan gempa yakni magnitudo 2,8.

Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah I Medan Edison Kurniawan, menjelaskan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 3.62 LU dan 98.74 BT, tepatnya di darat 16 km Barat Laut Deliserdang Provinsi Sumatera Utara pada kedalaman 5 km.



"Ditinjau dari kedalaman hiposenter, gempa bumi ini merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal yang menyebabkan terjadi deformasi batuan, sehingga memicu terjadinya gempa bumi," terangnya.


Berdasarkan informasi warga, intensitas guncangan gempa bumi tersebut Dirasakan di Medan II-III MMI. Hingga laporan ini disusun, belum ada laporan kerusakan maupun korban.




"Terkait dengan peristiwa gempa bumi di Medan yang baru saja terjadi, hingga laporan ini disusun pada pukul 17.50 WIB belum ada aktivitas gempa bumi susulan," jelasnya.

Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan terus mengikuti informasi BMKG serta arahan dari BPBD. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG.

"Info resmi hanya disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (www.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (iOS dan Android @infobmkg)," terangnya.

Sementara itu, sejumlah warga Medan mengaku cukup merasa guncangan gempa. "Terasa gempanya, saya pikir ada suara truk lewat, ternyata baru tahu itu gempa," kata Andi salah seorang warga Medan Helvetia.

Begitu juga dengan, Array warga Medan lainnya mengaku cukup merasakan guncangan gempa seperti ada patahan.



"Iya seperti ada patahan dalam tanah, cukup terasa, tapi hanya sebentar," katanya.
(fnr/ugo)