Polisi Sebut Terduga Teroris di Cilincing Terkoneksi JAD

CNN Indonesia | Senin, 23/09/2019 11:37 WIB
Polisi Sebut Terduga Teroris di Cilincing Terkoneksi JAD Lokasi penangkapan terduga teroris di Bekasi, Minggu (22/9). (ANTARA FOTO/Risky Andrianto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Terduga teroris yang ditangkap di Cilincing, Jakarta Utara dan Bekasi disebut tergabung dalam kelompok Jamaah Ansarut Daulah (JAD).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo membenarkan soal penangkapan tersebut. Namun Dedi belum dapat merinci siapa saja yang telah ditangkap.

"Ya betul kelompok JAD Bekasi dan JAD-JAD lainnya. Saat ini sudah dilakukan preventif strike di beberapa lokasi guna mencegah serangan aksi teror," ujarnya saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (23/9).


Sebelumnya, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri berhasil menangkap terduga teroris di kawasan Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara.

Dari penangkapan itu, kata Dedi, ditemukan materi bom berbahan daya ledak tinggi.

"Telah ditemukan materi bom berbahan TATP (high explosive) dan beberapa bukti-bukti berbahaya lainnya. Tim masih di lapangan," katanya.

Sementara itu untuk penangkapan di Bekasi disebut dilakukan di dua lokasi yaitu Bekasi Timur dan Tambun Selatan, Minggu (22/9).

Untuk di Bekasi Timur diamankan seorang berinisial ASH alias UA. Sementara untuk Tambun Selatan diamankan beberapa orang yakni FP, SJ dan IG.

Namun belum terdapat keterangan lebih lanjut soal penangkapan di Cilincing. "Tim sedang di lapangan," ujar Dedi.

(gst/wis)