"Melalui forum Bamus kemarin dan forum lobi hari ini sepakat untuk menunda RKUHP dan RUU Permasyarakatan untuk memberikan waktu, baik kepada DPR maupun pemerintah mengkaji dan mensosialisasikan kembali secara masif isi dari kedua RUU tersebut agar masyarakat lebih bisa memahaminya," katanya.
Massa aksi mahasiswa yang menolak pengesahan RKUHP dan sejumlah rancangan regulasi kontroversial lain berusaha memaksa masuk ke dalam kompleks MPR/DPR/DPD, Jakarta Pusat, Selasa (24/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pantauan CNNIndonesia.com, Selasa (24/9) pria yang disapa Bamsoet itu keluar dari kantornya dan berjalan menuju pintu gerbang sekitar pukul 16.46 WIB.
Namun Bamsoet gagal bertemu mahasiswa karena kericuhan terjadi disertai tembakan gas air mata dari kepolisian.
Bamsoet yang sudah di gerbang DPR pun dibawa mundur oleh Pamdal dan kepolisian karena situasi yang tidak memungkinkan.
Diketahui polisi melepaskan tembakan gas air mata ke kerumunan mahasiswa yang berdemonstrasi menolak RKUHP dan sejumlah RUU lainnya. Selain itu, polisi juga melontarkan meriam air.
Tindakan itu membuat massa kocar-kacir. Namun mereka tetap bertahan dan melawan dengan lemparan batu dan benda-benda lainnya.
[Gambas:Video CNN] (ain/mts/ain)