Massa Rusak dan Bakar Pos Polisi di Senayan

CNN Indonesia | Selasa, 24/09/2019 19:48 WIB
Massa Rusak dan Bakar Pos Polisi di Senayan Mahasiswa bentrok dengan polisi di kolong fly over Jalan Gerbang Pemuda, Jakarta, Selasa (24/9). (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)(CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pos polisi yang berada di persimpangan Jalan Gerbang Pemuda dan Jalan Asia Afrika, Jakarta Pusat, terpantau menjadi aksi perusakan dan pembakaran oleh massa.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com dari dalam kawasan Kemenpora yang berada tak jauh dari pos polisi tersebut, aksi tersebut terjadi mulai sekitar pukul 19.00 WIB.

Tak bisa terpantau apakah ada polisi yang berupaya melakukan pengamanan ketika aksi itu terjadi. Begitu pun apakah sebelumnya ada petugas polisi yang melakukan pencegahan aksi perusakan tersebut, karena biasanya di tempat itu ada petugas berjaga.


Pos polisi dan videotron yang berada di atasnya pun menjadi sasaran corat-coret massa. Salah satu tulisan yang terpantau adalah 'Disita Mahasiswa'.

Per pukul 19.31 WIB, terpantau polisi mulai melakukan pengamanan memukul mundur massa. Massa yang berada di Jalan Gerbang Pemuda pun kocar-kacir ke bangunan sekitar seperti ke Kemenpora dan kawasan Gelora Bung Karno.

Awalnya massa aksi mahasiswa menolak pengesahan RKUHP dan sejumlah RUU kontroversial lainnya sempat dipukul mundur dari depan gedung DPR/MPR oleh polisi sekitar pukul 16.20 WIB.

Aksi mahasiswa dan elemen gabungan yang terjadi di depan gedung DPR itu di antaranya menuntut penolakan atas pengesahan sejumlah RUU kontroversial seperti RKUHP, RUU Pertanahan, RUU Ketenagakerjaan, revisi RUU KPK yang sudah disahkan jadi undang-undang, dan menuntut pengesahan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual.

Dalam Rapat Paripurna hari ini DPR telah memutuskan menunda pengesahan empat RUU, termasuk RKUHP dan RUU Pemasyarakatan.

Bukan hanya di Jakarta, aksi serupa juga terjadi di Bandung, Makassar, dan Semarang hari ini.

[Gambas:Video CNN] (TTF/kid)