Hal ini dikatakan terkait pernyataan Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) bahwa nol hektare yang telah dibagikan kepada petani dalam reforma agraria.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, sampai saat ini lahan yang sudah siap diberikan kepada masyarakat seluas 900 ribu hektare. Sementara yang telah siap untuk tata batas terlebih dahulu seluas 2,6 juta hektare. Pemerintah juga telah mencadangkan guna redistribusi lahan seluas 4,8 juta hektare.
Demo petani terkait reforma agraria dan RUU Pertanahan di seberang istana, kemarin. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Meski sudah ada penerbitan SK TORA, Siti mengakui itu belum berupa sertifikat. Menurutnya, kewenangan penerbitan sertifikat tanah ada di Badan Pertanahan Nasional (BPK).
Politikus Partai NasDem itu menyebut butuh waktu bagi masyarakat yang ingin membuat sertifikat atas lahan TORA. Namun, Siti memastikan bahwa masyarakat yang ingin membuat sertifikat itu tak mendapatkan syarat apapun dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Lebih lanjut, Siti menegaskan bahwa SK TORA itu sangat berarti bagi masyarakat. Dari TORA ini, lahan di kawasan hutan tak akan diberikan kepada orang lain. Menurutnya, masyarakat juga bisa memanfaatkan lahan itu usai resmi menerima SK TORA dari pemerintah.
"Dia (masyarakat) bisa kuasai secara fisik, aman, legal dan tidak lagi dipersoalkan apa-apa dan ada kepastian hukum buat dia. Itu artinya," ujarnya.
Foto: CNN Indonesia/Fajrian |
Padahal saat program digaungkan lima tahun lalu, pemerintah menjanjikan akan mendistribusikan 9 juta hektare lahan bagi para petani.
Menurut Dewi, Jokowi saat itu langsung menelepon Siti menanyakan yang pihaknya sampaikan itu. Siti pun mengakui ditelepon Jokowi saat itu.
[Gambas:Video CNN] (fra/arh)
Demo petani terkait reforma agraria dan RUU Pertanahan di seberang istana, kemarin. (
Foto: CNN Indonesia/Fajrian