"Kami akan mengirimkan somasi ke Ananda Badudu. Apa yang dia nyatakan di depan pers silakan dibantah. Jangan memberikan pernyataan dan kabur," kata Rovan di Polda Metro Jaya, Senin (30/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rovan menegaskan bahwa semua pernyataan Ananda bohong. Ia menyayangkan Ananda melempar berita yang tidak menyejukkan kepada masyarakat.
Menurut Rovan, ruang pemeriksaan yang didatangi oleh mahasiswa sangat sempit. Oleh karena itu pernyataan Ananda terkait banyak mahasiswa yang ditangkap dinilai tidak relevan.
"Ini ruangan kami saat diperiksa dan tidak ada orang. Di CCTV ini dia (Ananda) lagi makan. Jadi begitu kejamnya pernyataan Ananda Badudu yang menyudutkan Resmob dan Polri pada umumnya," katanya.
Dalam proses pemeriksaan itu, Ananda juga didampingi pengacara. Rovan pun meminta agar Ananda tak kembali mengeluarkan pernyataan yang menyesatkan masyarakat.
[Gambas:Video CNN]
"Jadi semuanya ada bukti, masyarakat bisa melihat siapa yang berbohong siapa yang tidak. Jangan menyesatkan masyarakat dengan pernyataan yang tidak bertanggungjawab," tutup dia.
Saat itu ia mengaku beruntung karena dibebaskan dalam waktu yang tak lama. Menurutnya, masih banyak mahasiswa yang diproses tanpa pendampingan di Polda Metro Jaya. (ctr/wis)