Gaya Peci Hitam Luhut dalam Sidang Kabinet Terakhir di Istana

CNN Indonesia | Kamis, 03/10/2019 17:35 WIB
Gaya Peci Hitam Luhut dalam Sidang Kabinet Terakhir di Istana Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan (kedua dari kiri) berpenampilan berbeda ketika menghadiri Sidang Kabinet Paripurna. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan berpenampilan tak seperti biasa saat menghadiri Sidang Kabinet Paripurna tentang Evaluasi Pelaksanaan RPJMN 2014-2019 dan Persiapan Implementasi APBN Tahun 2020 yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (3/10).

Luhut terlihat mengenakan peci hitam dengan balutan kemeja lengan panjang. Penampilan Luhut ini terbilang sangat kontras jika dibanding saat dirinya hadir dalam setiap rapat kabinet.

Ia duduk sebaris dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, serta Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.


Luhut tampak berbincang dengan ketiga menteri itu sebelum Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla masuk ke dalam ruang utama Istana Negara. Namun, tak diketahui apa yang dibicarakan empat anak buah Jokowi itu.
Meskipun demikian, keempat menteri itu terlihat tertawa bersama. Wiranto juga tampak aktif melontarkan pembicaraan ke Luhut, Darmin, dan Retno.

Wiranto pun sempat mengangkat tangannya yang menunjuk ke arah foto Presiden pertama RI Sukarno, yang terpasang di ruang utama Istana Negara.

Gestur Wiranto itu seakan tengah menunjukkan bahwa Luhut yang mengenakan peci hitam terlihat seperti Sukarno. Tak lama kemudian Luhut, Darmin, dan Retno kembali tersenyum.

Suasana akrab ketiga menteri koordinator serta Retno itu berakhir saat Jokowi dan JK memasuki ruang utama Istana Negara. Mereka dan seluruh menteri Kabinet Kerja yang hadir langsung serius mendengarkan sambutan Jokowi.

"Pertama saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua menteri, semua kepala lembaga atas kerja kerasnya selama lima tahun ini dalam membantu saya dan Bapak Jusuf Kalla dalam menjalankan visi dan program-program prioritas kita bersama," kata Jokowi membuka Sidang Kabinet Paripurna.
Hadir dalam Sidang Kabinet Paripurna antara lain, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, dan Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita.

Kemudian Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Pariwisata Arief Yahya, dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Trikasih Lembong.

[Gambas:Video CNN]

Selain itu, Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Jaksa Agung M. Prasetyo, Menteri Agraria dan Tata Ruang Soyfan Djalil, serta Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Lalu Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, dan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri,
Selanjutnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise, serta Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.

Hadir juga Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, hingga Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Sebelumnya, Pramono mengatakan bahwa Sidang Kabinet Paripurna ini adalah yang terakhir digelar dalam pemerintahan periode 2014-2019.

"Besok (hari ini) Sidang Kabinet Paripurna yang terakhir untuk kabinet ini," kata Pramono Rabu (3/10) kemarin. (fra/osc)