Kesaksian Warga saat Wiranto Tersungkur Kena Tusuk

CNN Indonesia | Kamis, 10/10/2019 14:45 WIB
Kesaksian Warga saat Wiranto Tersungkur Kena Tusuk Terduga pelaku penusukan terhadap Wiranto dirungkus. (Dok. Istimewa)
Pandeglang, CNN Indonesia -- Warga yang menyaksikan penusukan terhadap Menkopolhukam Wiranto menceritakan bahwa insiden itu didahului oleh upaya yang dilakukan oleh pelaku pria, sebelum kemudian disusul oleh seorang perempuan.

"Pakai pisau. Pas mobil Wiranto berhenti, di situ ada beberapa orang yang ikut menjaga Wiranto, tapi ketika Pak Wiranto turun dari mobil ada salah satu orang yang masuk menusuk Pak Wiranto," kata saksi warga, Madrohim (27), ditemui di Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019).

Usai pria itu menusukkan pisaunya, kemudian datang seorang wanita bercadar yang juga membawa pisau. Madrohim melihat awalnya wanita itu akan menusukkan pisaunya ke Wiranto. Namun, itu dapat dicegah oleh Kapolsek Menes yang akhirnya malah membuatnya terkena luka tusuk.


Saat akan ditangkap, wanita bercadar itu sempat melawan. Namun berhasil diringkus oleh TNI dan Polri yang berjaga di Kampus Mathla'ul Anwar, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten.

"Namun ada perempuan yang ingin mencoba ikut menusuk Pak Wiranto. Itu pas saya di kejadian ada dua orang [kena luka tusuk], Pak Wiranto dan Kapolsek. Pelaku cuma dua orang, yang perempuan berjubah dan bercadar," terangnya.

[Gambas:Video CNN]
Wiranto sempat tersungkur usai diserang. Dia langsung dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Wiranto datang ke Mathla'ul Anwar untuk meresmikan gedung baru kampus tersebut. Namun saat turun dari mobil, Menkopolhukam itu ditusuk oleh dua orang.

Wiranto mendapatkan perawatan di RSUD Berkah Pandeglang. Kemudian sekitar pukul 14.05 wib, dia diterbangkan menggunakan helikopter TNI AU dari Alun-alun Pandeglang menuju Jakarta, untuk mendapatkan perawatan di RSPAD Gatot Subroto.


(yan/arh)