"Kami tidak diikutkan, tetapi kami berharap bahwa yang ditunjuk oleh Presiden adalah orang-orang yang mempunyai track record yang bagus dari segi integritas tidak tercela. Kami berharap [Jokowi] memilih yang betul-betul bersih dan profesional di bidangnya yang dia akan kerjakan," ucap dia, di Jakarta, Senin (14/10) dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, K.H. Ma'ruf Amin yang terpilih sebagai wakil presiden periode 2019-2024 pada Pemilu 2019 mengatakan bahwa penyusunan struktur kabinet masih dalam penyempurnaan sehingga masih belum dapat diumumkan.
"[Kabinet] sekarang masih disempurnakan-disempurnakan," ujar Ma'ruf di Paviliun Kartika, Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta, Minggu (13/10).
Pada 2014, Jokowi sempat meminta pertimbangan KPK dalam hal rekam jejak calon menterinya. Namun, Jokowi mulai tak meminta pandangan KPK terkait pejabat setingkat menteri saat mencalonkan Budi Gunawan sebagai Kapolri di DPR pada 2015.
Sejauh ini, terdapat dua menteri kabinet Jokowi yang sudah berstatus tersangka atau lebih dalam kasus korupsi, yaitu Menteri Sosial Idrus Marham dan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.