OTT Medan, KPK Amankan Uang Setoran Rp200 Juta

CNN Indonesia | Rabu, 16/10/2019 09:27 WIB
OTT Medan, KPK Amankan Uang Setoran Rp200 Juta Juru bicara KPK Febri Diansyah. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Uang lebih dari Rp200 juta berhasil diamankan dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Medan, Sumatera Utara pada Selasa (15/10) malam hingga dini hari tadi.

"Uang yang diamankan lebih dari Rp200 juta. Diduga praktek setoran dari dinas-dinas sudah berlangsung beberapa kali," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Kantor KPK, Jakarta, Rabu (16/10).

Dalam operasi senyap ini KPK menangkap tujuh orang dari unsur kepala daerah atau Wali Kota, Kepala Dinas PU, protokoler, ajudan Wali Kota dan pihak swasta.


KPK masih mendalami kasus ini. Mereka yang ditangkap untuk sementara tengah menjalani pemeriksaan awal di Polrestabes Medan.

Kegiatan penindakan ini dilakukan secara beruntun oleh komisi antirasuah dalam beberapa hari terakhir.

Pada Selasa dini hari KPK melakukan operasi tangkap tangan di Indramayu dan berhasil menangkap bupati Indramayu Supendi.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan Supendi diduga menerima Rp200 juta dari rekanan sebagai bagian dari janji imbalan tujuh proyek di Dinas PUPR Kabupaten Indramayu.

Selain Bupati Indramayu, KPK juga menahan tiga tersangka lain untuk waktu yang sama. Mereka adalah Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Omarsyah, Kepala Bidang Jalan di Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Wempy Triyono, dan Pimpinan Perusahaan CV Agung Resik Pratama, Carsa ES.

Sementara pada Selasa malam, KPK mengamankan delapan orang dalam operasi tangkap tangan di Kalimantan Timur dan Jakarta.

Dalam operasi senyap kemarin, KPK menangkap tujuh orang di Kalimantan Timur dan langsung menjalani proses pemeriksaan awal di Polda Kalimantan Timur. Sementara satu orang lainnya ditangkap di Jakarta dan kini sedang menjalani pemeriksaan di Kantor KPK.

(ryn/wis)