Istana Beri Fasilitas Tamu Negara Hadiri Pelantikan Jokowi

CNN Indonesia | Kamis, 17/10/2019 05:10 WIB
Istana Beri Fasilitas Tamu Negara Hadiri Pelantikan Jokowi Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono. (CNN Indonesia/ Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan pihaknya telah menyiapkan fasilitas untuk tamu negara yang menghadiri pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, Minggu 20 Oktober. Fasilitas yang disiapkan antara lain kendaraan hingga akomodasi.

"Kami pihak istana sudah siapkan kendaraan terbaik untuk semua tamu negara berikut rangkaiannya. Begitu juga hotel dan lain-lain," kata Heru saat dikonfirmasi, Rabu (16/10).

Heru menyebut Sekretariat Presiden dan Sekretariat Jenderal Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sudah menggelar rapat untuk pelantikan ini. Menurutnya, salah satu yang menjadi perhatian adalah soal keamanan saat hari pelantikan.


"Terutama keamanan. Tentu mempersiapkan tamu kepala negara yang akan hadir," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyebut sejumlah tamu negara mengonfirmasi hadir saat pelantikan presiden-wakil presiden terpilih, pada 20 Oktober.

"Dua kepala negara, empat kepala pemerintahan, sembilan utusan khusus dan 157 lebih duta besar yang diundang dan akan hadir di pelantikan presiden 20 Oktober mendatang," kata Bamsoet kemarin.

Bamsoet menyampaikan bahwa Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Kepala BIN Budi Gunawan memastikan bahwa situasi keamanan jelang pelantikan Jokowi-Ma'ruf kondusif.

Menurutnya, berdasarkan hasil pemaparan tiga pimpinan institusi keamanan tersebut diketahui bahwa segala potensi gangguan keamanan bisa diantisipasi.

Bamsoet dan sembilan pimpinan MPR hari ini bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, untuk menyampaikan persiapan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih.

Dalam pertemuan itu hadir antara lain para Wakil Ketua MPR yakni Ahmad Basarah, Ahmad Muzani, Lestari Moerdijat, Jazilul Fawaid, Syarief Hasan, Hidayat Nur Wahid, Zulkifli Hasan, Arsul Sani, serta Fadel Muhammad.

Sebelum masuk ke Istana Merdeka, Wakil Ketua MPR Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan pertemuan ini sekadar untuk konsultasi pelantikan, pencocokan jadwal, serta teknis dalam proses pelantikan nanti.

"Kita ingin pelantikan Presiden seperti dulu diragukan enggak akan sukses 5 tahun lalu, tapi sukses. Ini juga setelah 5 tahun harus lebih baik lagi," kata Zulhas.

Zulhas mengatakan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih merupakan kehormatan bagi bangsa Indonesia. Ia menginginkan agar pelantikan pemenang Pilpres 2019 berjalan lancar dan sukses.

[Gambas:Video CNN]
Sementara, Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad menyatakan bahwa semua proses persiapan pelantikan sudah berjalan lancar. Fadel menyatakan pihaknya ingin menyampaikan persiapan akhir menjelang pelantikan

"Pertama mengenai jamnya acara, kedua agenda acara, ketiga mungkin materi yang disampaikan oleh beliau sesudah pelantikan. Singkat saja," kata Fadel. (fra/wis)