"Mengenai di Jakarta parade budaya kami batalkan, mengenai arak-arakan dan karnaval," kata Ketua Panitia Pelaksana Andi Gani Nena Wea di Kantor Staf Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (16/10).
Meskipun acara di Jakarta dibatalkan, Andi mengatakan penyelenggaraan di sejumlah daerah, seperti Yogyakarta; Surabaya, Jawa Timur; dan Kuningan, Jawa Barat tetap berjalan sesuai rencana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan sambut presiden saat pulang ke Istana. Kami tidak ingin membiarkan Pak Jokowi sendirian," ujarnya.
"Presiden ingin segera bekerja, sehingga harapannya tidak ada acara yang bersifat pengerahan massa dan karnaval budaya dan seterusnya," kata Moeldoko.
[Gambas:Video CNN]
Moeldoko menyebut pembatalan ini tak terkait dengan ancaman keamanan saat pelantikan nanti. Ia pun tak melarang bila para relawan masih ingin menggelar syukuran di daerah. Namun, khusus di Jakarta, acara akan jauh lebih sederhana dari yang sudah direncanakan.
"Kalau di Istana, hanya nanti ada berdoa bersama. Mungkin dibikin oleh Pak Wapres (Ma'ruf Amin)," ujarnya.
Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi menyebut pihaknya sebenarnya sudah menyiapkan sejumlah acara dalam menyambut Jokowi-Ma'ruf usai pelantikan di Gedung MPR/DPR. Acara yang disiapkan antara lain, parade gajah dari Way Kambas sampai tarian tradisional daerah.
"Tapi karena berbagai pertimbangan, kami pahami persiapan-persiapan ini harus kita, dengan berat hati kita tiadakan. Karena kita pertimbangkan semangat dari Pak Presiden yang ingin perayaan ini berlangsung sederhana," kata Budi.