Anak Abu Rara Batal Tusuk Wiranto Usai Disodori Pisau

CNN Indonesia | Kamis, 17/10/2019 19:35 WIB
Anak Abu Rara Batal Tusuk Wiranto Usai Disodori Pisau Karopenmas Divhumas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo memberikan keterengan terkait kasus penusukan Menkopolhukam Wiranto. Jakarta, Jumat, 11 Oktober 2019. (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polri menyebut pelaku penusukan Menko Polhukam Wiranto, Syahrial Alamsyah alias Abu Rara berpesan kepada keluarganya untuk ikut menusuk Wiranto. Pesan itu disampaikan Abu Rara tak lama sebelum ia melakukan penusukan di Pandeglang, Banten, 11 Oktober lalu.

Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo menyatakan Abu Rara mengajak istrinya untuk melakukan penyerangan. Tak hanya istri, Dedi juga mengatakan Abu Rara mengajak anaknya untuk turut menyerang Wiranto.

"Ini masih di dalami. Anaknya turut menggunakan pisau. Abu Rara memerintahkan anaknya untuk menyerang," kata Dedi di Mabes Polri Jakarta, Kamis (17/10).


Namun di tengah penyerangan, kata dia, anaknya memutuskan untuk tidak ikut, padahal, lanjut Dedi, pisau tersebut telah disiapkan dan sudah dipegang oleh anak dan istri Abu Rara.
"Yang berani Abu Rara dan istrinya. Saat ini (pisaunya) sedang diperiksa labfor," ujar Dedi.

Dengan ajakan itu, Dedi memastikan Abu Rara akan mendapat hukuman yang lebih berat. Ia dikenakan pasal untuk mempengaruhi dan mengajak anak di bawah umur melakukan aksi terorisme.

"Abu Rara mendapat hukuman lebih berat, yakni sanksi pidana 1/3 hukuman karena memerintahkan mempengaruhi anak di bawah umur melakukan serangan dan aksi terosime," ungkap Dedi.
[Gambas:Video CNN]

Polisi kembali memastikan ada tiga pisau yang digunakan untuk menyerang Wiranto. Ketiga pisau tersebut kini sudah diamankan polisi beserta Abu Rara dan istri.

Diberitakan sebelumnya, Wiranto diserang Abu Rara usai meresmikan gedung baru Mathla'ul Anwar di Pandeglang, Banten pada Kamis (11/10). Pelaku menurut polisi terpapar paham radikalisme.

Usai ditusuk, Wiranto dibawa ke RSUD Pandeglang sebelum akhirnya dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto. Wiranto disebut mengalami luka tusuk di perut dan sempat menjalani operasi. (dis/ain)