Erick Sebut Calon Menteri Jokowi Wajib Teken Pakta Integritas

CNN Indonesia | Senin, 21/10/2019 18:07 WIB
Erick Sebut Calon Menteri Jokowi Wajib Teken Pakta Integritas Mantan Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Thohir. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan).
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir mengatakan semua calon menteri yang ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) wajib menandatangani pakta integritas. Erick menyebut pakta integritas diteken setelah semua menteri resmi dilantik.

"Beliau juga tidak sungkan-sungkan semua calon menteri harus tandatangani pakta integritas. Nanti kalau pada saat dilantik harus ditandatangan," kata Erick usai bertemu Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (21/10).

Menurutnya, dalam wawancara tersebut, Jokowi menyampaikan sejumlah rencana kerja untuk lima tahun ke depan.


Erick menyebut Jokowi dalam pidato perdana sebagai presiden di Sidang MPR kemarin, juga sudah menegaskan akan mencopot menteri yang tak mampu mencapai target.


"Rencana setelah meng-interview calon-calon menteri, tentu dari calon menteri itu beliau akan putuskan. Tentu pada hari ini, dengan visi beliau, tentu luar biasa. Kalau memang dipercaya, tentu harus bersedia," ujarnya.

Erick belum mau mengungkapkan posisi menteri yang ditugaskan oleh Jokowi. Menurut Bos Mahaka Group itu, Jokowi yang akan mengumumkan posisi menteri dalam Kabinet Kerja Jilid II. Ia mengaku siap untuk membantu Jokowi menjalankan roda pemerintahan lima tahun ke depan.

"Saya melihatnya tentu jabatan ini bukan sesuatu yang euforia, tapi ya apalah, amanah yang menurut saya sangat berat untuk dijalankan," tuturnya.

Sampai sore ini, sejumlah nama telah bertemu Jokowi, termasuk Erick. Nama-nama lain yang sudah bertemu antara lain, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, CEO Gojek Nadiem Makarim, Pendiri media NET Mediatama Televisi, Wishnutama.

Kemudian mantan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, hingga mantan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

[Gambas:Video CNN] (fra)