"Saya kira sudah ada kriterianya yang ditetapkan dan saya dukung itu. Ada yang dari parpol, profesional, tua muda, laki perempuan, kedaerahan," ujar Ma'ruf di Jepang dalam keterangan video sekretariat wakil presiden, Selasa (22/10).
Jokowi diketahui mulai memanggil sejumlah tokoh untuk mengisi posisi menteri sejak Senin (21/10) hingga Selasa (22/10) siang ini, di antaranya Mahfud MD, Wishnutama, Erick Thohir, hingga Prabowo Subianto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyatakan menteri yang terpilih nantinya harus dapat melakukan eksekusi dan dapat melakukan inovasi. Para menteri itu juga harus memiliki visi yang sama yakni Indonesia maju.
"Mereka harus mampu melakukan inovasi. Saya dukung karena kita ingin maju, visi Indonesia maju harus didukung menteri-menteri yang punya visi sama," ucap Ma'ruf.
Lihat juga:Bertemu Raja Malaysia, Ma'ruf Amin Titip TKI |
Ma'ruf mengatakan pelantikan para menteri itu akan digelar pada Rabu (23/10). Ia sendiri akan kembali dari Jepang usai menghadiri penobatan Kaisar Naruhito pada Selasa malam nanti.
Jokowi mulai memanggil sejumlah nama yang disebut-sebut masuk dalam kabinet pemerintahan sejak kemarin. Sejumlah nama dipanggil secara berurutan ke istana. Mereka mengaku ditawari Jokowi untuk mengisi posisi menteri meski tak dijelaskan secara terperinci pos kementerian yang dimaksud.
Jokowi sebelumnya pernah menyampaikan porsi untuk menteri dari kalangan profesional adalah 55 persen, sedangkan kalangan parpol 45 persen. Ia juga menyebut soal menteri yang berusia muda.