Daftar Nama Menteri yang Dipertahankan Jokowi

CNN Indonesia | Rabu, 23/10/2019 12:14 WIB
Profil Singkat Sederet Menteri yang Dipertahankan Jokowi Kabinet Indonesia Maju 2019-2024. (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)

Profil Singkat Sederet Menteri yang Dipertahankan Jokowi

6. Budi Karya Sumadi
Profil Singkat Sederet Menteri yang Dipertahankan JokowiBudi Karya Sumadi. (CNN Indonesia/LB Ciputri Hutabarat)
Sama seperti yang lainnya, Menteri Perhubungan juga kembali dijabat oleh Budi Karya Sumadi. Ia lahir di Palembang pada 18 Desember 1956 lalu. Ia menyelesaikan pendidikannya di bidang Arsitektur dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. 

Budi sempat mengawali karier sebagai arsitek di Departemen Real Estate PT Pembangunan Jaya. Ia juga pernah menjabat sebagai Dirut PT Pembangunan Jaya Ancol dan sebuah BUMD. 

Ia kemudian diminta untuk memimpin PT Angkasa Pura II hingga akhirnya dipercaya menjabat sebagai Menteri Perhubungan menggantikan Ignasius Jonan pada 2016 lalu. Usai perkenalan jajaran Kabinet Indonesia Maju, Rabu (23/10), Budi Karya diminta Jokowi untuk menyinergikan program Kemenhub dengan PUPR dan Pariwisata untuk menguatkan konektivitas.


7. Sofyan Djalil
Profil Singkat Sederet Menteri yang Dipertahankan JokowiSofyan Djalil. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)

Sofyan Djalil juga kembali dipercaya menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR). Sofyan lahir di Aceh Timur pada 23 September 1953. Dia mendapatkan gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia. Ia kemudian meraih gelar master dan doktornya dari The Graduates School of Arts and Sciences.

Sofyan pernah menjabat menteri beberapa kali yakni menteri Komunikasi dan Informatika dan Menteri BUMN semasa kepemimpinan presiden SBY. Sedangkan semasa kepemimpinan Jokowi, ia menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Pembangunan Nasional Indonesia dan Kepala Bapennas. Pada 2015, Sofyan diminta Jokowi untuk menjabat sebagai Menteri ATR. 

8. Airlangga Hartarto
Profil Singkat Sederet Menteri yang Dipertahankan JokowiAirlangga Hartarto. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)

Sedangkan Airlangga Hartarto ditunjuk menjadi Menko Perekonomian usai pada periode perdana Jokowi ditunjuk sebagai Menteri Perindustrian. Airlangga yang lahir di Surabaya pada 1 Oktober 1962 merupakan politikus Partai Golkar. Namanya belakangan santer dalam persaingan dengan Bambang Soesatyo di kursi panas ketua umum Golkar.

Airlangga menyelesaikan pendidikan di Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada. Airlangga Kemudian melanjutkan pendidikan master di Wharton School university, Amerika Serikat dan Monash University Australia. Kemudian sekolahnya berlanjut di Melbourne Business School. 

Airlangga sempat berbisnis dan menempuh karier di sejumlah perusahaan. Ia pun menemukan karier politiknya dengan partai Golkar sejak 2004 hingga kini. Pada 2016, Jokowi meminta Airlangga menjabat sebagai Menteri Perindustrian.

9. Muhadjir Effendi
Profil Singkat Sederet Menteri yang Dipertahankan JokowiMuhadjir Effendi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Muhadjir sebelumnya menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Ia yang lahir di Madiun pada 29 Juli 1956. Kader Muhammadiyah itu menyelesaikan pendidikannya dari IAIN Malang yang sekarang adalah Universitas Islam Negeri Malang. 

Ia kemudian melanjutkan pendidikan master di Universitas Gadjah Mada dan doktor di Universitas Airlangga. Muhadjir mengawali kariernya sebagai pengajar di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Kemudian ia dipercaya menjabat sebagai rektor UMM pada 2000 selama 3 periode hingga 2016. Pada Juli 2016 lalu ia dilantik sebagai Mendikbud. 

Selama menjabat sebagai Mendikbud, sejumlah kebijakannya pernah ditentang oleh masyarakat. Misalnya kebijakan terkait Ujian Nasional yang pernah ditentang langsung oleh mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Kemudian kebijakan terkait Full Day School atau Sekolah Sehari Penuh yang dipetisi masyarakat. Terakhir, terkait Zonasi penerimaan peserta didik yang implementasinya banyak dikeluhkan sejumlah orang tua murid.

10. Agus Gumiwang Kartasasmita
Daftar Nama Menteri yang Dipertahankan JokowiAgus Gumiwang Kartasasmita. (CNN Indonesia/ Feri Agus Setyawan)
Agus Gumiwang menjadi Menteri Perindustrian di periode perdana Jokowi. Sebelumnya, ia menjabat menteri sosial menggantikan idrus Marham yang terjerat kasus korupsi proyek PLTU Riau pada Agustus 2018.

Pria kelahiran 50 tahun lalu ini memulai karier politiknya bersama partai berlambang pohon beringin itu pada usia 28 tahun. Agus mengawalinya dengan menjadi anggota MPR perwakilan dari unsur pengusaha pada periode 1997-1999. Kemudian dalam pemilu 1999, ia terpilih menjadi anggota DPR mewakili wilayah Jawa Barat II.

Agus kembali menjadi anggota DPR periode 2009-2014 dan 2014-2019. Sebelum menjabat sebagai mensos, Agus juga sempat bertugas sebagai bendahara di Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin pada pilpres lalu.

Selain dikenal sebagai politikus, Agus juga merupakan pengusaha yang namanya tercatat di sejumlah perusahaan, yakni sebagai Presiden Direktur PT Agumar Eka pada 1994-1999 dan Komisaris PT Asiana Lintas Development sejak 2012 hingga saat ini. 

11. Basuki Hadimuljono
Daftar Nama Menteri yang Dipertahankan JokowiBasuki Hadimuljono. (CNN Indonesia/Feri Agus Setiawan)
Lulus dari Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 1979, Basuki langsung memilih untuk berkarier sebagai PNS. Ia kemudian meneruskan pendidikan magister dan doctoral di Colorado University pada 1987-1992.

Sepulangnya ke Tanah Air, Basuki kala itu merupakan satu-satunya pegawai Kementerian PU lulusan S3. Kariernya pun perlahan pasti menanjak hingga akhirnya menjadi dirjen pada usia 49 tahun.

Kemudian, ia pernah menajbat sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan menjadi Inspektur Jendral Penataan Ruang Kementerian PU.

Setelah menjabat di kementerian selama lebih dari 31 tahun, Basuki akhirnya diminta Jokowi untuk menjadi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI pada 2014 lalu.


12. Retno Marsudi
Daftar Nama Menteri yang Dipertahankan JokowiRetno Marsudi. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam jabatan sama saat masa kepemimpinan Jokowi yang pertama. Ia sebelumnya merupakan menteri luar negeri perempuan pertama yang ada di Indonesia.

Setelah lulus dari jurusan Hubungan Internasional di UGM, Retno pernah menjabat sebagai Direktur Kerja Sama Intra dan Antar Regional Amerika dan Eropa di Kementerian Luar Negeri.

Ia juga pernah menjabati Direktur Eropa Barat. Kemudian semasa 2005-2008 ia menjadi duta besar Indonesia untuk Islandia dan Norwegia. Kemudian Retno kembali menjabat Direktur Jenderal Amerika dan Eropa saat kembali ke Tanah Air pada 2008-2012.

Hingga 2014, ia pun menjadi duta besar RI untuk Belanda. Setelahnya ia diminta Jokowi untuk menjabat sebagai Menteri Luar Negeri.


(tim/ani/ain)
HALAMAN :
1 2