Amien Rais: Saya Masih Menahan Diri Kritik Jokowi

CNN Indonesia | Senin, 28/10/2019 06:25 WIB
Amien Rais: Saya Masih Menahan Diri Kritik Jokowi Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Yogyakarta, CNN Indonesia -- Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mengaku masih menahan diri untuk melontarkan kritik terhadap kabinet Presiden Joko Widodo (jilid II atau Kabinet Indonesia Maju.

"Saya masih menahan diri, karena saya harus fair harus sportif," kata Amien usai menjadi pembicara dalam kajian dengan tema Islam dan Komunis (bahaya laten komunis) di Masjid Jami' Karangkajen, Yogyakarta, Minggu (27/10) malam.

Amien akan memberikan waktu kepada pemerintah Jokowi di periode kedua ini untuk bekerja. Namun, bila di tengah jalan, kinerja pemerintah jeblok maka ia akan kembali akan memberikan kritik.


"Kalau ternyata sudah enam bulan ternyata tidak bisa apa-apa nanti kita buat perhitungan," kata Amien.
Menurut Amien, pemerintah perlu diberi waktu untuk merealisasikan cita-cita yang dijanjikan enam bulan hingga satu tahun ke depan. Pemerintah juga memerlukan waktu untuk melakukan konsolidasi.

"Jangan belum apa-apa ini (dianggap) kabinet yang tidak profesional, kabinet karut marut, kabinet yang membuat banyak problem tidak nendang, dan lain-lain," kata dia.
[Gambas:Video CNN]
Amien menegaskan dia tak segan-segan untuk 'menjewer' pemerintah bila janji janji Jokowi pada masa kampanye tak terealisasi.

"Kalau jelas tidak bermutu tidak sesuai cita-cita yang dijanjikan maka mengapa tidak lantas kita mengambil peran yang lebih nyata lagi. Tidak 'deliver' artinya tidak melaksanakan janji-janjinya itu," kata Amien.
Amien Rais: Saya Masih Menahan Diri Kritik JokowiFoto: CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi

Sementara itu, terkait masuknya Prabowo Subianto dalam Kabinet Indonesia Maju, Amien mengaku tidak merestui juga tidak menentangnya.

"Kalau saya bapaknya Prabowo, saya merestui. Saya enggak merestui, tidak menolak, tidak melawan juga," kata Amien.

Jokowi telah membentuk kabinet Indonesia Maju untuk membantunya selama lima tahun ke depan. Susunan kabinet berasal dari partai politik dan profesional.

(Antara/ugo)