Ma'ruf Amin Diangkat Jadi Anggota Kehormatan Pemuda Pancasila

CNN Indonesia | Senin, 28/10/2019 13:43 WIB
Ma'ruf Amin Diangkat Jadi Anggota Kehormatan Pemuda Pancasila Wakil Presiden Ma'ruf Amin diangkat menjadi anggota kehormatan Pemuda Pancasila. (Dok. Sekretariat Wakil Presiden)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Presiden Ma'ruf Amin diangkat sebagai anggota kehormatan organisasi masyarakat Pemuda Pancasila. Pengangkatan ini disampaikan oleh Ketua Umum PP Japto Soerjosomarno dalam penutupan Musyawarah Besar X PP di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (28/10).

"Dengan mengucap bismillahirahmanirrahim kami akan mengangkat Kiai Haji Ma'ruf Amin menjadi anggota kehormatan atau anggota luar biasa Pemuda Pancasila," ujar Japto.

Japto lantas menyerahkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Pemuda Pancasila kepada Ma'ruf yang mengenakan setelan kemeja bermotif loreng khas PP dan celana panjang warna hitam. Pengangkatan anggota kehormatan sebelumnya juga diberikan kepada Presiden Joko Widodo.


"Kemarin kita sudah mengangkat Presiden RI Joko Widodo," katanya.


Dalam kesempatan tersebut, Ma'ruf menyampaikan pentingnya peran pemuda untuk membangun Indonesia. Menurutnya, dalam sejarah Indonesia, pemuda telah membantu mewujudkan kemerdekaan.

"Di depan para pemuda saya merasa kembali muda. Bukan umurnya, tapi semangatnya karena memang semangat orang-orang muda ini yang dulu telah membangun kesadaran tentang ke-Indonesia-an, tentang kebangsaan, tentang persatuan yang diwujudkan dalam sumpah pemuda," ucap Ma'ruf.

Tanpa peran dari pemuda, kata dia, tak mungkin bangsa Indonesia meraih kemerdekaan. Sebab, para pemuda itu pula yang memaksa tokoh bangsa untuk memproklamirkan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

Sejak saat itulah, lanjut Ma'ruf, lahir Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Pancasila sebagai falsafah atau dasar negara. Ketua Umum MUI nonaktif ini mengingatkan agar segala kegiatan maupun aspirasi tetap berada di bawah bingkai Pancasila.

"Maka semangat kita harus terus bagaimana mengawal Pancasila agar Pancasila tetap abadi seperti apa yg diteriakkan oleh Pemuda Pancasila," tuturnya.

[Gambas:Video CNN]

Ma'ruf mengatakan, tantangan yang harus dihadapi generasi muda saat ini adalah menjadikan Indonesia negara maju. Ia menyampaikan harapan agar Indonesia tak lagi masuk sebagai negara dengan pendapatan menengah atau middle income country melainkan menjadi negara dengan pendapatan tinggi atau high income country agar dapat bersaing dengan negara lain.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan, menurutnya, dengan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang juga menjadi prioritas pemerintahan saat ini.

"Artinya bagaimana kita membangun manusia Indonesia yang sehat, manusia Indonesia yang cerdas, manusia Indonesia yang produktif, tapi juga manusia yang berakhlak mulia atau akhlakul karimah," katanya.


Ia juga mengingatkan pentingnya pemerataan untuk menghilangkan disparitas atau kesenjangan. Pasalnya, selama ini pembangunan yang dilakukan cenderung menguntungkan segelintir orang saja.

"Yang diharapkan nanti menetes ke bawah ternyata tidak menetes. Yang bawah makin lemah, yang atas makin kuat," kata Ma'ruf.

Acara Musyawarah Besar X PP dan perayaan HUT ke-60 Tahun Pemuda Pancasila dilaksanakan empat hari dari 25-28 Oktober di Hotel Sultan, Jakarta Pusat. Mubes dihadiri kurang lebih 1.500 pengurus wilayah dan cabang PP dari seluruh Indonesia. Acara dibuka langsung oleh Presiden Jokowi pada 26 Oktober.

(psp/DAL)