Jembatan Holtekamp di Papua Bisa Potong Waktu hingga 15 Menit

CNN Indonesia | Minggu, 27/10/2019 19:55 WIB
Jembatan Holtekamp di Papua Bisa Potong Waktu hingga 15 Menit Presiden Jokowi saat meninjau proyek pembangunan Jembatan Holtekamp di Jayapura, Papua. (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)
Jayapura, CNN Indonesia -- Kepala Balai Besar Pelaksanaan ‪Jalan Nasional XVIII Jayapura‬, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Osman H Marbun menyebut pembangunan jembatan merah Holtekamp di Jayapura, Papua, dapat memangkas jarak dan waktu tempuh.

Jembatan itu akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Senin (28/10) besok.


Menurut Osman, jembatan itu bisa mempersingkat waktu tempuh perjalanan dari Kota Jayapura ke Perbatasan hingga kurang lebih satu jam. 


"Manfaat dari jembatan ini sendiri kita lihat menyingkatkan waktu tempuh dari kota ke perbatasan. Ini salah satu tujuan utama dibangun jembatan ini," kata dia saat meninjau persiapan peresmian jembatan, Minggu (27/10). 

Jembatan sepanjang 732 meter dengan lebar 21 meter ini berdiri di atas Teluk Youtefa, Provinsi Papua. 

[Gambas:Video CNN]

Jembatan ini menghubungkan Holtekamp dengan Hamadi sehingga bisa memperpendek jarak dan waktu tempuh dari Kota Jayapura ke Distrik Muara Tami bahkan ke Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw yang merupakan kawasan perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini. 

Sebagai contoh, kata Osman, perjalanan dari kawasan pemerintahan menuju Distrik Muara Tami yang berjarak sekitar 35 km biasanya ditempuh selama kurang lebih satu hingga dua jam. Jarak tempuh ini dilalui dengan cara memutar. 

Maka, setelah Jembatan Holtekamp dibangun, jarak yang ditempuh pun menjadi lebih pendek hanya sekitar 12 KM saja dengan waktu tempuh sekitar 15 menit perjalanan.
 

Selain memperpendek jarak, Osman menyebut pembangunan Jembatan Holtekamp ini bisa mengembangkan pusat pertumbuhan ekonomi baru. Misalnya, akan tumbuh objek wisata baru di sekitar Jembatan Holtekamp itu. 

"Seperti di sini akan tumbuh nanti daerah wisata yah kita lihat di sini wilayah yang cukup cantik dan indah, ada gunung ada laut semua kelihatan begitu menarik, mudah-mudahan nanti akan dibeautifikasi oleh PUPR," kata dia. 


Selain wisata yang bisa menumbuhkan ekonomi baru dan memperpendek jarak tempuh, Jembatan Holtekamp juga sangat berguna dalam menunjang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan digelar di Papua 2020 mendatang. 

"Di Youtefa nanti ada venue dayung dan Wisma Atlet. Dan ada beberapa cabang olahraga lagi yang akan dilaksanakan di daerah Koya, sehingga jarak tempuh, waktu tempuhnya menjadi lebih singkat dari kota ke tempat-tempat itu," kata dia. (tst/dea)