NasDem merupakan salah satu partai koalisi pemerintahan Jokowi. NasDem mendapat tiga kursi menteri di Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II. Namun Paloh menegaskan demokrasi yang sehat membutuhkan mekanisme kontrol atau check and balances.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan kami percaya itu memberikan sumbangsih bagi satu proses pendidikan politik yang ada di negeri ini," katanya.
"Perbedaan sikap politik kedua partai tidak menjadi penghalang bagi NasDem dan PKS untuk berjuang bersama-sama menjaga demokrasi agar tetap sehat dan memperkuat fungsi check and balances di DPR RI," kata Sekretaris Jenderal DPP PKS Mustafa Kamal saat membacakan poin kesepahaman kedua partai.
[Gambas:Video CNN]
Kedua partai ini pun menyoroti sikap untuk saling menghormati dan memahami serta bekerja sama antara kelompok nasionalis dan Islam.
"Oleh karena itu bagi generasi penerus dari dua komponen bangsa tersebut harus mampu menjaga warisan sejarah pendiri bangsa ini dengan saling menghormati, saling memahami dan saling bekerja sama dalam rangka menjaga kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan partai atau golongan," ucap Mustafa Kamal.
(mjo/wis)