Hilang 2 Hari, Bocah Ditemukan Mengambang di BKT Duren Sawit

Antara, CNN Indonesia | Kamis, 07/11/2019 10:42 WIB
Hilang 2 Hari, Bocah Ditemukan Mengambang di BKT Duren Sawit Ilustrasi korban tenggelam (Unsplash/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ahdan Chaerul Azam (10) ditemukan tewas di bawah Jembatan Banjir Kanal Timur (BKT) Duren Sawit, Jakarta Timur pada Kamis pagi (7/11). Ahdan dinyatakan hilang lantaran hanyut oleh aliran sungai dekat rumahnya yang deras sejak dua hari yang lalu.

"Korban kita temukan di bawah Jembatan BKT Duren Sawit pukul 07.46 WIB," kata Kepala Seksi Damkar Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengutip Antara, Kamis (7/11).

Gatot menjelaskan bahwa Ahdan bermain di sungai dekat rumahnya kawasan Cipinang pada Selasa lalu (5/11). Dia bermain bersama teman-temannya ketika hujan turun dengan deras. Ahdan lalu menceburkan diri ke sungai.


"Kemudian korban melompat ke kali tersebut untuk berenang," kata Gatot.

Beberapa saat kemudian, usai meluncur ke kali, Ahdan hanyut terbawa arus sungai yang deras. Dia tidak muncul kembali setelah melompat ke sungai.
"Korban diketahui hilang pada pukul 18.45 WIB di kali yang lebarnya sekitar 2 meter," ucap Gatot.

Ayah Ahdan, yakni Cholik Umar lantas melaporkan anaknya yang hilang ke Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Jakarta Timur pada 19.45 WIB. Cholik merupakan warga Cipinang Besar Selatan.

Gatot mengatakan pihaknya langsung mencari Ahdan. Petugas menyusuri aliran sungai hingga hilir. Namun, Ahdan tak ditemukan.

Begitu juga pencarian di hari kedua pada Rabu kemarin (6/11). Ahdan tetap tak ditemukan. Setelah itu, petugas lalu mencari hingga ke aliran sungai BKT.

"Pencarian kami perluas sampai ke BKT, hingga akhirnya ketemu dalam kondisi sudah mengambang," katanya.
(bmw)