Mahfudz Siddiq Prediksi Anis Matta Jadi Ketum Partai Gelora

CNN Indonesia | Sabtu, 09/11/2019 20:51 WIB
Mahfudz Siddiq Prediksi Anis Matta Jadi Ketum Partai Gelora Salah satu pendiri Partai Gelora, Mahfudz Siddiq. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penggagas Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Mahfudz Siddiq mengirim sinyal bahwa Anis Matta akan menjadi Ketua Umum (Ketum) Partai Gelora Indonesia. Menurutnya, belum ada nama lain yang dipikirkan oleh kader untuk menduduki kursi Ketum Partai Gelora Indonesia.

"Kalau boleh saya buat proyeksi, penggagas utamanya kan Anis, saya pikir teman-teman juga tidak punya atau belum punya preferensi lain selain Anis. Menurut saya," kata Mahfudz kepada wartawan di sela-sela acara konsolidasi Partai Gelora di salah satu hotel di Jakarta Selatan pada Sabtu (9/11).

Namun dia menyatakan bahwa pihaknya masih menyusun struktur kepengurusan Partai Gelora Indonesia dari tingkat pusat hingga daerah, sebelum dibawa sebagai salah satu syarat agar Partai Gelora Indonesia mendapatkan status badan hukum partai politik dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).


Mahfudz berkata, pihaknya akan mengumumkan struktur kepengurusan secara lengkap, termasuk sosok yang akan menduduki kursi ketua umum.
Mahfudz Siddiq Prediksi Anis Matta Jadi Ketum Partai GeloraAnis Matta. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
"Ini masih tahapan, ketika daftar ke Kemenkumham nanti kan harus lengkap strukturnya pusat sampai kecamatan. Jadi kita baru deklarasi, termasuk mengumumkan struktur lengkap, siapa pengurus pusat sampai wilayahnya itu nanti kalau semua proses sudah selesai," ucap Mahfudz.

Sebelumnya, penggagas Partai Gelora Fahri Hamzah mengatakan bahwa pembentukan Partai Gelora Indonesia merupakan aspirasi dari para simpatisan ormas Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi).

Aspirasi itu, kata dia, lantas memunculkan ide nama parpol baru untuk berkontestasi di Indonesia dengan nama 'Gelora'.

Fahri pun menyatakan Partai Gelora Indonesia memiliki target untuk ikut memeriahkan Pilkada Serentak 2020. Ia berkata Partai Gelora bisa berkoalisi dengan parpol lainnya untuk mendukung calon kepala daerah di Pilkada 2020.

Pasalnya, kata dia, sudah banyak simpatisan Garbi yang memiliki potensi untuk dicalonkan dalam kepala daerah di Pilkada.

"Karena banyak di antara teman-teman itu kepala daerah incumbent, atau orang yang punya peluang jadi kepala daerah. Sehingga mereka ingin set up dulu organisasinya. Untuk maju bersama-sama dengan partai lain," kata Fahri kepada wartawan di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9).

(mts/ain)


BACA JUGA