Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono menyebutkan, dari jumlah tersebut, alokasi terbesar dialirkan untuk bidang pendidikan, yakni sebanyak 21 persen. "Untuk urusan pendidikan, mulai dari sarana-prasarana, infrastruktur pendidikan, biaya pendidikan gratis dan (tunjangan) guru," kata dia.
Kemudian, anggaran terbesar kedua adalah untuk Bidang Kesehatan. Di bidang layanan kesehatan ini, alokasi anggarannya mencapai 10 persen dari total APBD 2020.
Berikutnya, anggaran terbesar ketiga dialokasikan untuk bidang infrastruktur. Salah satunya bakal digunakan untuk persiapan gelaran Piala Dunia U-20 tahun 2021 mendatang, yakni mencapai Rp 100 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, nuansa rapat paripurna juga terkesan berbeda dari pelaksanaan sebelumnya. Bukan tanpa alasan, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, anggota DPRD, beserta jajaran pejabat Pemkot Surabaya lain mengenakan pakaian dan atribut perjuangan.
Tri Rismaharini menyampaikan Raperda APBD Kota Surabaya Tahun 2020 beserta lampirannya akan segera ia disampaikan ke Gubernur Jawa Timur untuk mendapatkan evaluasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (frd/lav)