Korban RA diketahui berprofesi sebagai pegawai travel umrah dan pengemudi ojek online. Jasad korban ditemukan oleh anaknya dan tetangga pada Jumat (8/7) sekitar pukul 20.00 WIB dengan ditutupi oleh karpet.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setiap (tersangka) bertemu dengan korban, korban selalu mengejek hitam dan jelek (kepada tersangka)," kata Argo dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Senin (11/11).
Kemudian tersangka masuk ke dalam rumah korban melalui jendela rumah yang terbuka. Tersangka lalu menusuk korban di bagian leher, dada, dan perut.
"Tersangka berkali-kali menusuk korban di bagian leher, dada, perut, ada enam tusukan," ucap Argo.
Dijelaskan Argo, usai melakukan aksinya, tersangka membawa pisau yang digunakan itu ke dalam kamar mandi dan membilasnya dengan air.
[Gambas:Video CNN]
Selain itu, celana dan baju tersangka yang terkena percikan darah kemudian dilepas. Tersangka lantas mengambil pakaian milik anak korban sehingga ia tidak dicurigai.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 340 dan atau Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman penjara mati atau seumur hidup atau 20 tahun. (dis/wis)