"Telah terdeteksi tsunami di Ternate, Jailolo dan Bitung," demikian cuit akun Twitter BMKG, seperti dikutip pada Jumat (15/11).
[Gambas:Twitter]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan di Bitung, Sulawesi Utara, gelombang tsunami terdeteksi pada pukul 00.08 WIB. Ketinggiannya mencapai 0,10 meter.
Gempa tektonik magnitudo 7,1 mengguncang kawasan Maluku Utara dan Sulawesi Utara. Menurut saksi Yoseph Ikanubun, warga Manado sempat berlarian ke luar rumah akibat guncangan gempa dan peringatan waspada tsunami.
"Warga sempat panik dan keluar rumah terutama yang di pinggir pantai, tapi kini sudah kondusif. Warga yang di pantai sempat berlarian ke tempat tinggi dan bertahan setengah jam. Mereka membawa harta seadanya," kata Yoseph seperti diwawancara oleh CNNIndonesia TV.
Sedangkan saksi Sahril Abdullah di Maluku Utara menyatakan gempa terasa sangat kuat.
"Guncangannya terasa sangat kuat. Namun permukaan air laut terlihat masih tetap normal," kata Sahril.
BMKG meralat kekuatan gempa menjadi magnitudo 7,1 setelah sebelumnya ditulis mencapai magnitudo 7,4. Mereka menyatakan pusat gempa berada di koordinat 1,63 derajat Lintang Utara dan 126,49 derajat Bujur Timur.
Jarak pusat gempa sekitar 134 kilometer sebelah barat laut Jailolo. Kedalamannya mencapai 10 kilometer.
[Gambas:Video CNN]
Sampai saat ini diperkirakan sudah terjadi sembilan kali gempa susulan usai lindu besar di kawasan itu. (ayp/ayp)