TNI: Kesepakatan RI-Malaysia Dongkrak Ekonomi di Perbatasan

CNN Indonesia | Minggu, 17/11/2019 01:16 WIB
TNI: Kesepakatan RI-Malaysia Dongkrak Ekonomi di Perbatasan Ilustrasi. (CNN Indonesia/LB Ciputri Hutabarat)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kesepakatan Indonesia-Malaysia soal batas negara di wilayah Sungai Simantipal dan Titik C500-C600 Kecamatan Sebatik dinilai akan memperkuat hubungan kedua negara dan menciptakan peluang ekonomi.

Dengan demikian, ekonomi yang tumbuh juga sekaligus akan menaikkan kesejahteraan untuk masyarakat perbatasan.

Direktur Topografi TNI AD Brigjen TNI Asep Edi Rosidin mengatakan perundingan perbatasan antara Indonesia-Malaysia berjalan lancar dan penandatanganan akan dilakukan pada pekan depan. Dia menuturkan kesepakatan itu bakal berdampak pada hubungan kedua negara.


"Kerja sama akan meningkat, kesejahteraan meningkat juga membuka peluang ekonomi di masyarakat perbatasan," kata Asep pada Sabtu (16/11).

Asep mengatakan Sungai Simantipal dan Titik C500-C600 merupakan dua dari sembilan outstanding boundary problem (OBP) yang telah dibahas sejak 1974.

OBP terbagi ke dalam dua bagian yaitu Barat dan Timur. Ada empat OBP di Barat yaitu Batu Aum, Gunung Raya, Titik D400, dan sungai Buan/ Gunung Jagoi.

Sedangkan, di kawasan timur ada lima OBP antara Kalimantan Utara dan Sabah yakni Pulau Sebatik, Sungai Sinapad, Sungai Simantipal, Titik B2700-B3100, dan Titik C500-C600. (asa/asa)