Fraksi PKS Kritik Rencana Prabowo Kirim Taruna ke Malaysia

CNN Indonesia | Senin, 18/11/2019 13:46 WIB
Fraksi PKS Kritik Rencana Prabowo Kirim Taruna ke Malaysia Wakil Ketua Komisi I DPR Fraksi PKS Abdul Kharis cemas taruna Indonesia kehilangan jiwa patriotisme jika dikirim untuk belajar militer di Malaysia (CNN Indonesia/Tiara Sutari)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua Komisi I DPR fraksi PKS Abdul Kharis Almasyari mengkritik Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang berencana mengirim taruna Indonesia untuk belajar militer ke Malaysia. Menurutnya, tidak semua negara lain memiliki metode pendidikan yang lebih baik.

"Belum tentu [lebih baik], tergantung negara mana. Jangan mandang luar [negeri] pasti lebih baik dong," kata Kharis di Kompleks MPR/DPR, Jakarta, Senin (18/11).

Kharis mengaku belum mengetahui maksud dan tujuan Prabowo mengirimkan para taruna itu ke luar negeri. Prabowo sendiri belum pernah menyampaikan rencananya itu saat rapat bersama DPR beberapa waktu lalu.


Terkait durasi waktu, ia menganggap tidak mungkin bila para taruna itu mengenyam pendidikan di luar negeri sampai lulus.

"Kalau Sesko segala macam sudah biasa. Kalau selama masa taruna mungkin apakah satu tahun atau setengah tahun tukar taruna mungkin saja. Tetapi kalau selama jadi taruna sekolahnya di luar enggak mungkin," kata dia.
Kharis menjelaskan bahwa pendidikan taruna di dalam negeri selalu ada penanaman jiwa patriotisme dan nasionalisme. Sebaliknya, dia khawatir nasionalisme para taruna akan luntur jika terlalu lama mengenyam pendidikan di luar negeri.

"Makanya saya bilang, kalau tukar pelajar sebulan, dua bulan oke, tetapi kalau selama masa jadi taruna ya enggak mungkin, karena fungsi pendidikan taruna kan untuk menggembleng semangat korsa dan patriotisme nasionalisme," kata dia.

Komisi I DPR, kata Kharis, bakal mengkaji secara komprehensif rencana Prabowo mengirim taruna ke Malaysia. Baik dari sisi rencana implementasi maupun dari sisi penganggaran.

Sejauh ini, Komisi I baru mendengar pernyataan dari Prabowo secara tidak langsung. Belum mengetahui secara rinci mengenai rencana tersebut.

"Karena kan itu baru statement-nya dia ya. Statement dia kan perlu kita pelajar dulu, mau pakai anggaran mana segala macam kan kita perlu pelajari dulu," kata Kharis.
[Gambas:Video CNN]
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berencana mengirim taruna Indonesia belajar militer di Malaysia. Dia menyampaikan itu saat melakukan kunjungan kerja ke Malaysia dan bertemu dengan Menteri Pertahanan Malaysia Mohammad Bin Sabu.

"Sebagai bentuk simbol persaudaraan dan saling berbagi pengetahuan, kebudayaan dan kemampuan militer," kata Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga Menteri Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak, Kamis (14/11).
(rzr/bmw)