Istana: Jokowi Minta TNI-Polri Bantu Kawal Infrastruktur

CNN Indonesia | Senin, 18/11/2019 19:57 WIB
Istana: Jokowi Minta TNI-Polri Bantu Kawal Infrastruktur Presiden Joko Widodo meminta TNI-Polri mengawal agenda pemerintah dalam lima tahun ke depan. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumpulkan Pimpinan Komando Kewilayahan TNI Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU), di Istana Merdeka, Senin (18/11).

Jokowi lebih dahulu bertemu dengan perwira tinggi AL yang berjumlah 24 orang. Jokowi turut didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Siwi Sukma Adji.

Setelah itu Jokowi bertemu dengan perwira tinggi AU. Jokowi kembali didampingi Pratikno dan Hadi, serta Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Yuyu Sutisna.


Juru Bicara Presiden Fadjroel Rahman menyatakan pertemuan dengan para pimpinan komando AL dan AU ini sama seperti pertemuan Jokowi dengan para Pangdam TNI AD dan kepala kepolisian daerah, Kamis pekan lalu.


Fadjroel mengatakan Jokowi meminta jajaran TNI dan Polri ikut mengawal agenda besar pemerintah untuk lima tahun ke depan. Selain itu, Jokowi juga meminta tentara memegang teguh konsensus kebangsaan, Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.

"Agar TNI dan Polri menjaga bersama-sama agenda besar pembangunan yang dikerjakan pemerintah Jokowi dan Ma'ruf Amin, peningkatan SDM, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan birokrasi, penyederhanaan regulasi, transformasi ekonomi," kata Fadjroel di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (18/11).

Dalam pertemuan tadi, kata Fadjroel, panglima TNI juga mengucapkan terima kasih atas dukungan Jokowi terhadap perkembangan militer, terutama penyediaan alat-alat terkait keperluan militer, sosial, serta pasukan.

"Sekaligus terima kasih untuk semua kemajuan yang diberikan utk perkembangan personel TNI dan Polri," ujarnya.

[Gambas:Video CNN]

Fadjroel menyebut dalam pertemuan tadi tak dibahas soal penempatan wakil panglima TNI. Namun, menurutnya, Jokowi sedang menyaring nama-nama perwira tinggi untuk menjadi wakil panglima TNI, yang dihidupkan kembali.

Sebelumnya, Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Eko Margiyono mengatakan Jokowi mempertajam pesan yang disampaikan dalam Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Indonesia Maju Pemerintah Pusat dan Forkopimda 2019, di Sentul, saat bertemu para pangdam.

Dalam Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Indonesia Maju Pemerintah Pusat dan Forkopimda 2019 kemarin, Jokowi meminta TNI dan Polri tak meremehkan setiap peristiwa kecil yang terjadi di setiap daerah.

Jokowi juga berpesan kepada seluruh jajaran TNI menjaga pertahanan keamanan dan persatuan. Mantan wali kota Solo itu meminta TNI untuk mendukung agenda besar pemerintah. Salah satunya menjamin keamanan bagi berlangsungnya investasi di daerah.

"Saya titip kepada Panglima TNI, rakyat sangat berharap pada kontribusi yang diberikan dari TNI dan Polri," ujarnya. (fra)