Presiden PKS Sambut Kedatangan Tommy Soeharto: Enggak Pelukan

CNN Indonesia | Selasa, 19/11/2019 16:54 WIB
Presiden PKS Sambut Kedatangan Tommy Soeharto: Enggak Pelukan Tommy Soeharto bertandang ke Kantor PKS. (CNN Indonesia/Ramadhan Rizki Saputra).
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto bertandang ke DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Pasar Minggu, Jakarta, Selasa (19/11) sore. Dia langsung disambut Presiden PKS Sohibul Iman.

Pantauan CNNIndonesia.com di lapangan, Tommy tiba sekitar pukul 16.20 WIB. Tommy terlihat mengenakan kemeja lengan panjang berwarna kuning.

Ia didampingi oleh Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, Sekjen Berkarya Priyo Budi Santoso serta beberapa jajaran Partai Berkarya. Tommy dan Titiek tampak datang berbarengan menggunakan mobil Toyota Alphard berwarna hitam.


Tommy dan Titek pun tak banyak melontarkan pernyataan kepada wartawan yang telah menunggunya. Ia hanya melontarkan senyum saat tiba di Kantor DPP PKS.

"Silaturahmi aja," kata Tommy singkat.

Setelah itu, baik Tommy dan Titiek pun diarahkan untuk masuk ke lobby kantor DPP PKS. Di situ, mereka disambut oleh Presiden PKS Sohibul Iman dan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid.

Saat keduanya bertemu, Tommy lantas bersalaman dan saling cipika cipiki dengan Sohibul. Sohibul lantas berkelakar bahwa adegan itu tak ada pelukkannya.

"Nggak pelukan ya, nggak pelukan," kata Sohibul sambil tertawa.

Gurauan Sohibul ini menyinggung pelukan antara dia dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh yang sempat ramai diperbincangkan tatkala Paloh mengunjungi Kantor DPP PKS beberapa waktu lalu.

[Gambas:Video CNN]
Bahkan, pelukan antara Surya Paloh dan Sohibul itu disindir oleh Presiden Jokowi saat menghadiri HUT Golkar beberapa waktu lalu.

Hingga saat ini, pertemuan antara keduanya itu masih berlangsung dan dalam kondisi tertutup.

Sebelumnya, Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso mengatakan pertemuan itu nantinya hanya sekadar bincang-bincang terkait kondisi bangsa dan negara saat ini. (rzr/osc)