Petinggi RI dan Saudi Bernego Tuntaskan Nasib Rizieq Shihab

CNN Indonesia | Senin, 25/11/2019 17:51 WIB
Petinggi RI dan Saudi Bernego Tuntaskan Nasib Rizieq Shihab Rizieq Shihab hingga kini masih berada di Arab Saudi. (CNN Indonesia/ Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Duta Besar Arab Saudi Isham Ahmad Abid Ats-Tsaqafy menyatakan pejabat tinggi Indonesia dan Arab Saudi saat ini tengah menegosiasikan kejelasan nasib Imam Besar FPI Rizieq Shihab.

Isham enggan berkomentar banyak mengenai klaim Rizieq dicekal keluar Arab Saudi oleh pemerintah Indonesia.

"Masalah ini sebenarnya sedang dinegosiasikan oleh otoritas/pejabat tinggi kedua negara dan kami berharap ini segera bisa diselesaikan," ujar Isham usai menemui Menko Polhukam Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (25/11).

Isham menjalin pertemuan dengan Mahfud MD untuk membahas kerja sama pemerintah Arab Saudi dan Indonesia jelang konferensi tahunan Islam di Jakarta dan Arab Saudi.


Dia membantah pertemuannya dengan Mahfud MD turut membahas nasib Rizieq.

"Kami tidak membicarakan hal tersebut," ujar Isham usai bertemu Mahfud.

Selain itu, Isham mengaku berdiskusi tentang rencana ulama Arab Saudi mengunjungi Jakarta dan berkeliling ke berbagai kota di Indonesia. Isham mengaku senang bisa bertemu dengan Mahfud untuk membahas kerja sama antara kedua negara ke depan.

Rizieq sebelumnya mengaku dicekal keluar dari Arab Saudi oleh pemerintah Indonesia. Dia bahkan menunjukkan bukti yang diklaim sebagai surat pencekalan dari pemerintah Indonesia melalui siaran video di akun Youtube Font TV.
[Gambas:Video CNN]
Pemerintah melalui Menko Polhukam Mahfud MD menyatakan tidak mencekal Rizieq Shihab. Mahfud menjelaskan pencekalan gugur jika dalam waktu enam bulan pihak yang dicekal tak dibawa ke pengadilan.

"Katanya itu sudah satu setengah tahun, berarti masalahnya bukan di pemerintah Indonesia. Masalahnya di pemerintah Arab Saudi, silakan urusannya ke sana. Kalau ada sesuatu yang bisa kita bantu, ya kita bantu," kata Mahfud di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (12/11).
(jps/gil)