"Dengan pengelola taman monas sudah, dengan Gubernur sudah rekomendasi, dengan Polda, bahkan dengan Polres dan Polri," kata Sekjen GNPF-U Edy Mulyadi kepad wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (21/11).
Menurut dia, reuni ini diselenggarakan sebagai bentuk peringatan rutin yang dilakukan sebagai bentuk memelihara momentum. Dalam hal ini merujuk pada konsolidasi sejumlah ormas Islam yang berhasil mengumpulkan jutaan warga dalam aksi 212 sejak 2016 lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini kan sama juga dengan menjawab 'ngapain 17 Agustus memperingati tiap tahun, kan sudah nggak ada penjajah'," tambahnya.
Kendati demikian, Edy belum dapat merinci tokoh-tokoh yang diundang dalam reuni 212 ini. Termasuk soal kemungkinan kehadiran Rizieq Shihab.
Tapi yang jelas, Edy menegaskan, pentolan Front Pembela Islam (FPI) itu sudah menitip pesan untuk reuni 212 nanti.
"(Pesan Habib) Putihkan Jakarta," kata Edy.
[Gambas:Video CNN]
Reuni Akbar 212 tahun ini merupakan gelaran ketiga yang dilakukan PA 212. Gelaran ini bermula dari aksi unjuk rasa pada 4 November dan 2 Desember 2016 silam. Aksi unjuk rasa digelar untuk memprotes dan menuntut Gubernur DKI Jakarta saat itu Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dipenjara karena penistaan agama.
Sejak saat itu, reuni 212 rutin digelar tiap tahunnya, meski Ahok sudah menjalani hukuman penjara usai divonis bersalah oleh pengadilan. (mjo/osc)