Moeldoko Respons Lulung Soal Rizieq: Apa yang Direkonsiliasi?

CNN Indonesia | Jumat, 15/11/2019 09:36 WIB
Moeldoko Respons Lulung Soal Rizieq: Apa yang Direkonsiliasi? Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko menilai pemerintah dan Rizieq Shihab sudah tak memiliki masalah, sehingga tak perlu ada rekonsiliasi (CNN Indonesia/ Feri Agus Setyawan
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko buka suara terhadap usulan Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Abraham Lunggana alias Lulung agar pemerintah melakukan rekonsiliasi dengan Imam Besar FPI Rizieq Shihab.

Moeldoko mempertanyakan maksud rekonsiliasi tersebut. Menurutnya, pemerintah tak pernah memiliki masalah dengan Rizieq yang kini masih berada di Arab Saudi sejak dua tahun lalu.

"Apanya yang direkonsiliasikan, wong enggak ada apa-apa kok direkonsiliasi. Enggak ada masalah," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (14/11).


Moeldoko menyatakan pemerintah juga tak pernah mencekal Rizieq untuk kembali ke Indonesia. Ia menyebut Direktur Jenderal Imigrasi Ronny Sompie serta Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD pun sudah menjelaskan masalah Rizieq.

"Kan itu Dirjen sudah menjelaskan, Dirjen Imigrasi. Menko Polhukam juga sudah jelaskan. Apalagi?" ujarnya.

Sebelumnya, Lulung berpendapat pemulangan Rizieq bukan masalah besar bagi pemerintah jika mau melakukan rekonsiliasi secara nasional terhadap semua tokoh maupun pihak-pihak yang pernah berseberangan saat Pilpres 2019.
Lulung menilai rekonsiliasi selepas Pilpres 2019 hanya terjadi antara Jokowi dan Prabowo semata. Ia mengatakan tokoh-tokoh lain yang berseberangan dengan Jokowi seperti Rizieq belum diakomodasi untuk rekonsiliasi.

Karena itu, Lulung mengajak agar pemerintah mau untuk melakukan rekonsiliasi dengan Rizieq sebagai salah satu putra terbaik bangsa Indonesia.

Kesulitan Rizieq Shihab untuk pulang ke tanah air kembali menjadi sorotan dalam beberapa hari terakhir.

Menko Polhukam Mahfud MD menyatakan Rizieq harus menyelesaikan masalahnya sendiri dengan pemerintah Arab Saudi. Pemerintah tak bisa ikut campur dengan masalah internal negara lain.

"Itu urusan dia dengan pemerintah Arab Saudi. Kan kita tidak tahu. Kita tidak tahu masalahnya. Mau ngurus apa?" kata Mahfud di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (14/11).

[Gambas:Video CNN]
Namun, FPI menyatakan bahwa Rizieq Shihab tidak memiliki masalah dengan pemerintah Arab Saudi. Menurut mereka, justru pemerintah Indonesia yang membuat Rizieq dicekal oleh intelijen Saudi.

Rizieq pernah berupaya keluar dari Arab Saudi, namun dicekal. Berdasarkan informasi yang diterima dari kuasa hukum Riziq, yakni Sugito, Rizieq pernah mencoba keluar Arab Saudi pada 8 Juli 2018, 12 Juli 2018 dan 19 Juli 2018. Kemudian, Visa Bisnis Multiple Rizieq habis masa berlakunya pada 20 Juli 2018. Status Rizieq pun Overstay hingga sekarang.
(fra/bmw)