Polisi Sebut Ledakan di Monas karena Granat Asap

tim, CNN Indonesia | Selasa, 03/12/2019 09:33 WIB
Polisi Sebut Ledakan di Monas karena Granat Asap Ledakan terjadi di Monas, Selasa (3/12) pagi.( CNN Indonesia/ Ramadhan Rizki Saputra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ledakan di Monas terjadi pada Selasa (3/12) sekitar pukul 07.05 WIB. Polisi menyebut ledakan tersebut berasal dari granat asap.

"Hasil tim dari di lapangan diduga ini adalah granat asap," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono saat konferensi pers di Monas, Selasa (3/12).

Pangdam Jaya Mayjen Eko Margiyono mengatakan pihaknya masih mencari info lebih lanjut.


"Kemudian sudah sampaikan ini granat asap. Ini masih cari info lanjut kami sampaikan ini bukan sesuatu yg luar biasa ditemukan granat asap, kita dalami kenapa itu di temukan," katanya pada kesempatan yang sama.

Saksi mata menyebutkan salah satu korban adalah anggota TNI yang sedang berolahraga di kawasan Monas.

CNN Indonesia TV mengabarkan, salah satu saksi mata, Aso Sumantri mendengar ledakan yang cukup keras saat sedang melakukan pembersihan di kawasan Monas. Dia melihat korban yang merupakan prajurit TNI yang sedang berolahraga.

Dalam rekaman video yang ditayangkan CNN Indonesia TV, korban terbaring dan berusaha duduk begitu terkena ledakan. Di sekitar korban juga terdapat anggota TNI berseragam loreng.

Ledakan itu terjadi di sisi utara Monas. Personel Brimob bersama sejumlah anggota TNI masih menggelar olah TKP.


Saat ini petugas menutup akses wartawan menuju titik ledakan. Pantauan CNNIndonesia.com, pewarta tertahan di depan kantor Kementerian Dalam Negeri di Jalan Veteran.

Sebelumnya, aparat kepolisian juga telah menutup jalur arah Monas usai terdengar ledakan di sisi utara Silang Monas.

(tst/pmg)