"Jadi dengan adanya pernyataan beliau yang menolak [masa jabatan presiden tiga periode] itu artinya ini adalah penutup dari diskursus wacana presiden tiga periode. Saya sangat hormati apa yang disampaikan Jokowi," ujarnya, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (3/12).
Wakil Ketua MPR dari Fraksi PPP Arsul Sani menyampaikan wacana penambahan masa jabatan presiden tiga periode adalah usul dari fraksi Partai NasDem.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua DPP Partai NasDem Irma Chaniago menyebut tak haram untuk melakukan kajian amendemen UUD 45, termasuk dalam hal ketentuan masa jabatan presiden. (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono) |
"Saya kira itu suatu pernyataan yang menenangkan dan sangat bijak," ujar dia.
Fraksi Partai Golkar, kata dia, hanya mengusulkan soal garis-garis besar haluan negara dalam perubahan terbatas konstitusi itu.
"Bahwa mengenai isu dua atau tiga periode itu Golkar tidak pernah membicarakan, tidak ada rencana untuk ke situ," ujar Azis, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (3/12).
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin menyebut pihaknya belum membahas soal perubahan masa jabatan presiden, yang merupakan wewenang MPR. (CNN Indonesia/Joko Panji Sasongko) |
"Kami mendukung bapak presiden," ujar Azis, yang juga merupakan Wakil Ketua DPR itu.
Dia menyebut wacana itu merupakan sesuatu yang mengejutkan karena belum ada agenda pembahasannya di DPR.
Soal partai yang melontarkan wacana itu ke publik, Azis dan Fadli sama-sama enggan berkomentar.
"Tapi kalau ada yang dianggap presiden seperti itu (mencari muka, menampar muka presiden, atau menjerumuskannya) saya tidak tahu," ujar Fadli.
[Gambas:Video CNN]
Dia hanya meyakini PDIP bukan pihak yang melempar wacana penambahan periode jabatan presiden dan wapres. Sebab, dia mengetahui Kongres PDIP di Bali hanya membahas rencana untuk menghidupkan GBHN lewat amandemen UUD 1945.
"Bukan soal memperpanjang masa jabatan presiden," imbuh Fadli.
(jps/arh)
Ketua DPP Partai NasDem Irma Chaniago menyebut tak haram untuk melakukan kajian amendemen UUD 45, termasuk dalam hal ketentuan masa jabatan presiden. (
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin menyebut pihaknya belum membahas soal perubahan masa jabatan presiden, yang merupakan wewenang MPR. (