Loyalis Airlangga soal Bamsoet Mundur: Kembali ke Jalan Benar

CNN Indonesia | Selasa, 03/12/2019 17:33 WIB
Loyalis Airlangga soal Bamsoet Mundur: Kembali ke Jalan Benar Keputusan Bamsoet mundur dari pencalonan ketua umum Golkar dinilai sebagai wujud komitmen menjaga soliditas partai. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Loyalis bakal calon ketua umum petahana Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ahmad Doli Kurnia, menyatakan Bambang Soesatyo (Bamsoet) telah kembali ke jalan yang benar.

Sebelumnya, Bamsoet sudah mengatakan dirinya bakal mundur dari bursa calon ketua umum Golkar periode 2019-2024.

"Kami menghormati keputusan Bamsoet, artinya dia kembali pada jalan yang benar, karena selama ini komitmennya kita ini prinsipnya ini berbagi, kemudian untuk menjaga soliditas," kata Ahmad Doli saat dihubungi wartawan, Selasa (3/12).


Ia pun menduga langkah mundur tersebut diambil Bamsoet setelah mendengarkan nasihat dari sejumlah senior Partai Golkar seperti Akbar Tandjung, Aburizal Bakrie, Agung Laksono yang menggelar pertemuan di kantor Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Ahmad Doli menilai dengan mundurnya Bamsoet ini juga dapat diartikan pemilihan ketua umum Golkar periode 2019-2024 dapat dilakukan lewat sistem musyawarah mufakat.

"Saya kira inilah hasil musyawarah mufakat yang memang kemarin itu disampaikan oleh sebagian besar keluarga Partai Golkar yang diwakili DPD Partai Golkar waktu di Rapimnas," kata Ahmad Doli.

Secara terpisah, Ketua DPP Partai Golkar yang juga timses Airlangga, Happy Bone Zulkarnain mengklaim jagoannya telah mendapatkan banyak dukungan dari para senior Golkar untuk terpilih kembali sebagai ketua umum dalam forum Musyawarah Nasional (Munas) yang digelar Selasa (3/12) malam ini.

Ia menyatakan itu merupakan buah pertemuan antara Airlangga dan para senior Golkar di Serpong, Tangerang, Senin (2/12) malam. Happy menyatakan para senior yang sudah mendukung Airlangga itu di antaranya Luhut, Akbar Tanjung, Agung Laksono, dan Abu Rizal Bakrie.

"Sebetulnya itu sudah mayoritas dari senior-senior Partai Golkar. Dimana semuanya sudah memberikan dukungan kepada pak Airlangga Hartarto," kata Happy di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (3/12).

Lebih lanjut, Happy memastikan Airlangga sudah mendapatkan dukungan dari banyak pihak. Baik dari para senior maupun dari para pengurus daerah sebagai pemilik sah dalam Munas Golkar. Happy mengklaim Airlangga sudah mengantongi sekitar 514 pengurus daerah, baik DPD tingkat I maupun DPD tingkat II, dan beberapa organisasi sayap Partai Golkar. Beberapa di antaranya sudah menyerahkan surat dukungan secara tertulis kepada Airlangga.

Di tempat yang sama, Akbar Tanjung yang juga Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar secara resmi memberikan dukungan bagi Airlangga.

"Dari beberapa kandidat yang sudah muncul ada 9 nama, tapi khusus pada Airlangga, saya berpendapat bahwa Airlangga merupakan tokoh yang bisa kita harapkan dan kita andalkan menaikkan perolehan suara kita, khususnya di 2024," kata Akbar.

Akbar menilai Airlangga sudah menorehkan pelbagai prestasi besar bagi Golkar meski hanya menjabat sebagai Ketum selama 1,5 tahun. Diketahui, Airlangga baru menjabat sebagai Ketum Golkar pada Bulan Desember 2017. Salah satunya, kata Akbar, Airlangga berhasil mempertahankan kursi terbesar kedua di parlemen bagi Golkar pada Pemilu 2019 lalu. Tak hanya itu, Akbar mengatakan Airlangga memiliki jaringan dan hubungan yang baik dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Loyalis Airlangga soal Bamsoet Mundur: Kembali ke Jalan BenarPresiden RI Joko Widodo memberikan sambutan saat peringatan HUT ke-55 Partai Golkar di Jakarta, 6 November 2019. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Empat Bakal Caketum Golkar Tak Penuhi Syarat

Komite Pemilihan Ketua Umum Golkar menyatakan sebanyak empat bakal calon ketua umum Golkar periode 2019-2024 tidak memenuhi syarat. Mereka adalah Indra Bambang Utoyo, Derek Lopatty, Achmad Annama, serta Aris Mandji.

Ketua Komite Pemilihan, Maman Abdurahman, mengatakan syarat yang tidak dipenuhi empat bakal caketum Partai Golkar tersebut berbeda-beda.

"Dari empat nama itu variatif ada beberapa permasalahan, ada beberapa prasyarat yang belum terpenuhi," kata Maman kepada di arena Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkae, Hotel Ritz-Carlton, Kuningan, Jakarta pada Selasa (3/12).

Dia menerangkan, Indra tidak memenuhi syarat terkait kesediaan tidak mendirikan partai politik lain.


Sementara untuk Annama, lanjut dia, tidak memenuhi syarat yang mewajibkan bakal caketum pernah masuk dalam kepengurusan di DPP Partai Golkar minimal selama lima tahun. Kemudian, Lopatty tidak memenuhi syarat yang mewajibkan bakal caketum memiliki prestasi selama Golkar.

Sedangkan Mandji dinyatakan tidak memenuhi syarat karena pernah menjadi calon anggota legislatif dari partai politik lain.

"Komite Pemilihan betul-betul bedasarkan fakta dan data syarat-syarat administrasi yang ada," ujar Maman.

Untuk lima nama bakal caketum lainnya yaitu Airlangga Hartarto, Bambang Soesatyo, Ridwan Hisjam, Ali Yahya, serta Agun Gunandjar Sudarso, kata Maman dinyatakan memenuhi syarat.

[Gambas:Video CNN]
Namun, dia menolak mengomentar lebih jauh terkait pengunduran diri Bamsoet dari bakal caketum Golkar periode 2019-2024.

"Saya belum mau menanggapi terkait mundurnya Bamsoet jadi saya masuk dulu kepada pembahasan prasarana administrasi dari sembilan nama yang mendaftarkan diri ada empat nama yang tidak memenuhi syarat," tuturnya.

Munas Partai Golkar akan digelar mulai hari ini, Selasa (3/12) hingga Jumat (6/12) mendatang. Rencananya, Presiden Joko Widodo akan membuka acara yang berlangsung di Hotel Ritz-Carlton, Kuningan, Jakarta tersebut.

Berdasarkan jadwal yang diterima CNNIndonesia.com, Munas Golkar akan dimulai pada pukul 19.30 WIB. Sementara, Jokowi dijadwalkan menyampaikan pidato pada pukul 20.30 WIB.

Salah satu agenda dalam Munas yang akan berlangsung selama empat hari ini adalah pemilihan Ketua Umum Partai Golkar periode 2019-2024.

(mts, rzr/kid)