Menurutnya, yang memiliki hak suara sah dalam munas adalah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat I dan DPD tingkat II Partai Golkar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Loyalis calon ketua umum Partai Golkar Bambang Soesatyo, Syamsul Rizal Hasdy, menuding ada tiga menteri Jokowi, salah satunya Mensesneg Pratikno, yang menjadi alat untuk menekan DPD I dan II Partai Golkar serta kepala daerah yang merupakan kader 'Beringin' untuk mengarahkan dukungan ke Airlangga jelang munas.
Airlangga melanjutkan bahwa semua kader Partai Golkar yang mencalonkan diri sebagai caketum tak berstatus sebagai lawan.
"Semuanya enggak ada lawan, semuanya kader-kader terbaik Partai Golkar. Sekarang aja dirangkul, [masa] digebukin, gimana?" kata dia.
Senada, Juru Bicara Munas Partai Golkar, Christina Aryani menduga ada pihak yang sengaja menghembuskan isu-isu tersebut untuk membuat keruh suasana Munas. Ia menegaskan Partai Golkar independen dan mandiri.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan Partai Golkar tak mungkin bisa diintervensi pihak luar dalam proses pemilihan ketua umum, termasuk oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
Diketahui, dua kader Golkar tengah bersaing keras dalam pemilihan Ketua Umum Partai Golkar, yakni Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo alias Bamsoet.
(rzr/arh)