Ari Kuncoro Dilantik Jadi Rektor UI, Nadiem dan Menkeu Hadir

Antara, CNN Indonesia | Rabu, 04/12/2019 11:27 WIB
Ari Kuncoro Dilantik Jadi Rektor UI, Nadiem dan Menkeu Hadir Rektorat Universitas Indonesia, Depok. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwars)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia (UI) Saleh Husin melantik Rektor UI periode 2019 - 2024 Prof Ari Kuncoro, Rabu (4/12). Pelantikan Ari Kuncoro berbarengan dengan agenda lanjutan yakni serah terima jabatan rektor UI dari Prof Dr Ir Muhammad Anis.

"Pelantikan rektor ini berdasarkan Surat Keputusan Nomor 020/SK/MWA-UI/2019 tentang Pemberhentian Rektor UI Periode tahun 2014 - 2019 dan Pengangkatan Rektor UI Periode tahun 2019 - 2024," kata Saleh Husin di Balai Purnomo UI Kampus Depok, Rabu (4/12).

Upacara Pelantikan tersebut dihadiri oleh Sekretaris MWA UI Prof drh Wiku Adisasmito, para Anggota MWA UI di antaranya Sri Mulyani Indrawati, dan para pimpinan di lingkungan UI, kalangan dosen, mahasiswa, ILUNI UI serta tamu undangan.


Dari laporan yang dilansir Antara, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim juga turut hadir menyaksikan serta menyampaikan pidatonya pada pelantikan Rektor UI.
Sebelum terpilih sebagai rektor, Ari Kuncoro menjabat sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI. Ari bakal menjalankan tugas dan kewajiban sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Pemerintah RI nomor 68 tahun 2013 tentang Statuta UI.

Prof Ari terpilih menjadi Rektor UI setelah melalui tahapan seleksi hingga menyisakan tiga calon rektor. Pada proses pemilihan,  Ari Kuncoro bersaing dengan dua kandidat calon Rektor UI lainnya yakni Prof Dr Abdul Haris dan Prof Dr BudiWiweko.
[Gambas:Video CNN]

Proses pemilihan Rektor UI berjalan berdasarkan asas profesional, non-diskriminatif, akuntabel, dan setiap proses berlangsung transparan. Proses pemilihan Rektor terdiri atas penjaringan, penyaringan, dan penetapan, serta pelantikan yang berlangsung mulai dari Mei hingga September 2019.

Sebelum mengerucut ke tiga besar tersebut, terdapat empat calon rektor lainnya yang sebelumnya mengikuti proses pemilihan. Mereka adalah Agustin Kusumayati, Arissetyanto Nugroho, Bambang Wibawarta, dan Hikmahanto Juwana.

Mereka adalah calon rektor yang telah melalui tahap presentasi visi, misi dan rencana strategis serta capaian dan gagasan di hadapan 17 anggota MWA. (ain)