Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan uji coba penutupan dilakukan karena kepadatan lalu lintas di sekitar daerah itu, bukan karena kasus Presiden Jokowi terjebak kemacetan 30 menit di daerah itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Syafrin menjelaskan setelah di tutup, lalu lintas dari arah Sudirman bisa langsung berjalan terus ke arah J. Prof. DR. Satrio tanpa hambatan kendaraan yang ingin berputar di bawah.
"Sehingga kepadatan di Sudirman itu tidak panjang. Selama ini kan panjang dan memang cukup panjang kan begitu sore hari kami lihat," ujar dia.
Rencananya uji coba akan dilakukan selama dua pekan ke dapan. Kemudian DKI akan melakukan evaluasi setelah penutupan putar balik tersebut. Ditegaskan Syafrin hanya satu putar balik dari arah Sudirman tersebut yang ditutup, sementara putar balik lainnya masih tetap dibiarkan terbuka.
"Belum, yang itu baru yang di ujung bawah fly over yang kami tutup. Sambil kami kaji traffic-nya setelah penutupan seperti apa. Ada petugas kami juga di sana," tegas dia.
Terkait hal itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono menyebut kemacetan itu akibat ada sejumlah kegiatan di sekitar lokasi. Di antaranya adalah acara presiden sendiri dan pemakaman pengusaha properti Ciputra.
(ctr/arh)