Angin Puting Beliung Hantam Rote Ndao, Seorang Bocah Luka

CNN Indonesia | Kamis, 05/12/2019 04:25 WIB
Angin Puting Beliung Hantam Rote Ndao, Seorang Bocah Luka Ilustrasi angin puting beliung. (CNN Indonesia TV)
Jakarta, CNN Indonesia -- Angin puting beliung terjadi di Dusun Nggelak, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu (4/12) sekitar pukul 15.00 WITA.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut bencana alam yang terjadi selama 2 menit ini melukai seorang bocah perempuan.

"Luka satu orang anak perempuan, usia 10 tahun. Atas nama Viona Adu. Sudah dalam penanganan medis setempat," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo, dalam keterangan tertulis, Rabu (4/12).


Ia menyebut angin ini menyebabkan sejumlah kerusakan. Rinciannya, tiga lembar seng rumah warga yang terbawa angin, dua lembar seng dari pos polisi terbang terbawa angin, atap rumah kuburan atas nama Dominggus Dami rusak.

"Kerugian diperkiran kurang lebih 1,5 juta rupiah," kata Agus.


Menurut Daryatno, Kepala Stasiun Maritim badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Bitung yang pernah bertugas di Bima, menyebut puting beliung ini karena massa udara menumpuk di daerah itu.

"Itu adalah phenomena puting beliung di laut atau istilahnya water spot, terjadi karena adanya perbedaan suhu udara di lautan dengan daratan. Pada saat sore itu suhunya (di laut) lebih rendah dibanding masa udara lainnya," tutur dia.

"Jadi ada penumpukan masa udara di daerah tersebut. Adapun skala waktunya enggak lama, cuma sekitar 2 menit. Biasanya terjadi pada sore hari dan saat musim pancaroba," tandas Daryatno.

[Gambas:Video CNN] (fey/arh)