Airlangga: Tak Ada Rekonsiliasi Terkait Mundurnya Bamsoet

CNN Indonesia | Rabu, 04/12/2019 23:45 WIB
Airlangga: Tak Ada Rekonsiliasi Terkait Mundurnya Bamsoet Ketum Golkar Airlangga Hartanto menyebut tak ada rekonsiliasi terkait mundurnya Bamsoet dari konstelasi caketum.(CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyebut tidak ada istilah rekonsiliasi terkait mundurnya Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) dari kontestasi pemilihan calon ketua umum (caketum) Partai Golkar periode 2029-2024. Menurutnya, Bamsoet sudah dirangkul dan diberi tempat di Golkar.

"Tidak ada rekonsiliasi, kan sama-sama pengurus partai. Sekarang sama-sama pengurus, kalau sama-sama pengurus tidak ada persoalan," ujar Airlangga di sela-sela Musyawarah Nasional (Munas) Golkar di Hotel Ritz-Carlton, Kuningan, Jakarta, Rabu (4/12).

Airlangga mengklaim, komunikasi dengan Bamsoet berjalan denhan lancar. Hal ini, kata Airlangga dibuktikan melalui pernyataan bersama di hadapan media saat Bamsoet menyatakan mengundurkan diri dari bursa caketum Golkar.

Soal permintaan agar kubu Bamsoet dirangkul di kepengurusan mendatang, Airlangga berkata, mayoritas kader Golkar yang di barisan pendukung Bamsoet adalah pengurus di DPP Partai Golkar. Oleh karena itu, lanjutnya, tak perlu ada hal khusus yang dilakukan terkait pengunduran diri Bamsoet.


"Mereka itu jadi pengurus tanda tangan saya dua tahun yang lalu termasuk Pak Bamsoet tanda tangan saya juga. jadi saya pikir itu tidak menjadi isu lagi, karena mereka adalah pengurus Golkar yang saya rekrut," ujar Airlangga.

Loyalis Airlangga Dedi Mulyadi mengatakan, Munas sendiri merupakan forum rekonsiliasi yang diikuti dengan penyusunan komposisi kepengurusan. Maka, kata Dedi, penyusunan kepengurusan harus diserahkan pada Ketum terpilih.

[Gambas:Video CNN]


"Ya kita serahkan sepenuhnya pada para pemegang mandat, terutama ketua umum yg menyusun komposisi. Ketua umum kan orang yg rekonsiliatif, saya katakan ini kan pemimpin rekonsiliatif," ujar Dedi Mulyadi.

Airlangga yang hampir dipastikan akan terpilih kembali diklaim Dedi akan bersifat akomodatif. Ia meyakini, Airlangga akan merangkul semua kubu.

"Airlangga kan selama ini akomodatif. Jangankan urusan AKD. Bamsoet jadi Ketua MPR saja dia rekomendasikan," ujar dia.

Sebelumnya, muncul kabar yang menyebutkan bahwa Bamsoet bersedia mundur dengan mensyaratkan sejumlah loyalisnya diakomodasi oleh Airlangga. Terkait hal ini, Bamsoet menyampaikan bahwa pihaknya dengan Airlangga telah menyepakatinya.

"Kami sudah sepakat dua gerbong ini akan disatukan. Jadi semangat rekonsiliasi inilah yang kemudian mendorong kita berdua untuk melakukan rekonsiliasi," kata Bamsoet kepada wartawan usai menghadiri acara pembukaan Munas X Partai Golkar di Hotel Ritz-Carlton, Selasa (3/12).
(mts/eks)